Sabtu, 01 Sep 2012 14:53 WIB

Disuruh Pakai Helm, Ratusan Orang Demo di India

- detikOto
dok Rush Lane dok Rush Lane
New Delhi - Karena tidak setuju dengan aturan yang mengharuskan penggunaan helm pada pengendara dan penumpang motor, ratusan aktivis dan politisi berdemo di India. Mereka menolak aturan tersebut.

Dilansir Rush Lane, beberapa politisi dan ratusan aktivis berdemo di salah satu kawasan terbesar di India, Pune, setelah aturan mengenai keharusan menggunakan helm bagi pengendara dan penumpangnya keluar.

Aturan tersebut berlaku mulai 1 September yang dimaksudkan untuk mereduksi angka korban kecelakaan sepeda motor disana.

Tapi pendemo dari partai Shiv Sena menentangnya karena menurut mereka aturan tersebut tidak akan efektif bila hanya diberlakukan di satu wilayah saja.

300 aktivis dari MLA Mahadeo Babar berdemo dengan membawa keranda berisi helm menuntut dihapuskannya aturan tersebut.

Di dunia, tentangan terkait aturan menggunakan helm juga pernah terjadi di Amerika yang sebagian negara bagiannya masih tidak melarang pengendara tidak mengenakan helm saat berkendara.

Melirik Amerika Serikat, disana ada 19 negara bagian dan District of Columbia yang memiliki undang-undang yang mengharuskan pengendara sepeda motor untuk memakai helm.

Dua puluh delapan negara bagian memiliki hukum yang mengharuskan penggunaan helm oleh kepada beberapa orang seperti pembalap, dan tiga negara bagian tidak memiliki hukum terkait penggunaan helm.

Di negara-negara tanpa hukum penggunaan helm, 79 persen dari pengendara sepeda motor yang tewas diketahui sedang tidak memakai helm, hal itu tergolong sangat tinggi bila dibandingkan dengan 12 persen di negara-negara yang mengharuskan semua pengendara untuk memakai helm.

Pada tahun 2000, Florida sempat menghentikan aturan penggunaan helm. Akibatnya dalam dua tahun berikutnya, kematian pengendara sepeda motor naik sebesar 21 persen, sementara biaya untuk pengendara sepeda motor yang cedera kepala, otak atau tengkorak naik lebih dari dua kali lipat. Meningkat dari US$ 21 juta menjadi US$ 50 juta.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan pemerintah federal Amerika Serikat mengungkapkan hal yang unik yakni penggunaan helm pada pengendara ternyata mampu menyelamatkan perekonomian negeri Paman Sam itu hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 43,9 triliun.

Penelitian ini didasarkan pada angka tahun 2010 dan dihitung berdasarkan dana yang dibuat dari biaya kesehatan, kehilangan pendapatan dan biaya lainnya termasuk kepolisian.

Penelitian ini juga mengklaim bahwa kematian berkurang 1.500 jiwa dengan penggunaan perangkat keamanan kepala itu.



(syu/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed