Motor Bajaj Ini Paling Kena Imbas DP

Motor Bajaj Ini Paling Kena Imbas DP

- detikOto
Senin, 06 Agu 2012 15:30 WIB
Motor Bajaj Ini Paling Kena Imbas DP
Jakarta - Kenaikan DP kendaraan sepeda motor mulai memukul konsumen motor Bajaj. Pabrikan motor asal India itu melihat bahwa kenaikan DP mencapai 20-25 persen memiliki dampak lumayan besar pada segmen motor Pulsar 135.

"Segmen Bajaj Pulsar 135 kena, itu pengaruh pada penjualannya. Di pabrikan Jepang seperti momok, di Bajaj mengalami hal yang sama," kata Marketing Event & PR Manager PT Bajaj Auto Indonesia, M. Rizal Tandju di Jakarta.

Menurutnya selama belum diberlakukan kenaikan DP kendaraan, penjualan Pulsar 135 tinggi, karena menjadi incaran konsumen Bajaj. Namun karena peraturan baru pemerintah, penjualan motor Pulsar 135 turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum kenaikan, DP-nya Rp 1,5 juta, sekarang Rp 3 juta. Harga Pulsar 135 Rp 15 juta. Januari sampai Juli tahun lalu jual 5.000 unit, tapi tahun ini periode yang sama hanya 4.700 unit," ucap Rizal.

Namun Rizal menilai, kenaikan besaran uang muka tidak berpengaruh pada penjualan Pulsar 180, dan 220. Penjualan motor tersebut masih baik, bahkan penjualan Pulsar 220 meningkat.

"Untuk yang tipe atas tidak, segmen itu malah bertahan bahkan model 220 naik," ujarny.

Lebih jauh ia melihat, untuk mengantisipasi penurunan penjualan, BAI mengadakan promo berhadiah langsung telepon genggam jika melakukan SPK. Promo tersebut berlaku untuk setiap pembelian motor Bajaj Pulsar 135.
"Antisipasi promo Blackberry, Samsung Galaxy. Untuk pulsar 135 cc," pungkasnya.

Dan antisipasi lainnya, rencananya BAI akan mengandalkan sistem kredit syariah. Cara ini agar daya beli konsumen untuk membeli motor tetap kuat.

"Kita sudah mencoba syariah. Kita syariah baru di PRJ (Pekan Raya Jakarta), tapi rasanya itu sangat sedikit dari total kredit. Untuk sementara komposisi antara kredit dan cash 70 persen cash dan 30 persen kredit. Sedangkan kredit syariah belum terdeteksi," tutupnya.

(ikh/ddn)

Berita Terkait