Total penjualan motor di Indonesia selama semester satu 2012 lalu berhasil mencapai angka 3.742.984 motor. Meski begitu, pada bulan Juni pasar mengalami guncangan setelah adanya kebijakan kenaikan ambang batas kredit uang muka kendaraan. Penjualan di Juni pun hanya sanggup mencapai angka 550.468 motor saja atau turun 11,15 persen dibanding bulan Mei dan menjadi titik terendah di 2012.
Dalam data yang dirilis Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) terungkap kalau sampai Juni, 65,71 persen pasar motor Indonesia dikuasai oleh motor-motor kecil berkapasitas kurang dari 125 cc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pun motor berkapasitas diatas 150 cc mendapat porsi yang lebih kecil lagi yakni hanya 12,79 persen setelah hanya terjual 478.811 motor di periode Januari-Juni 2012.
Ketika diteliti lagi, pasar motor Indonesia didominasi oleh model motor skuter yang meraih total penjualan hingga 2.187.042 motor atau 58,43 persen dari pasar yang ada.
Sedangkan motor model cub atau bebek yang selama puluhan tahun menguasai pasar motor Indonesia harus puas menjadi nomor dua. Karena model cub di semester satu 2012 tercatat hanya terjual sebanyak 1.186.853 motor atau hanya 31,71 persen dari total penjualan motor yang ada di semester satu.
Sementara motor model sport hanya mengantongi penjualan sebanyak 369.089 motor atau 9,86 persen.
Dari total penjualan motor yang terjadi di semester satu 2012, motor rakitan lokal tercatat mendominasi dengan persentase hingga 99,53 persen atau 3.725.376 unit. 0,47 persen sisanya atau 17.608 unit adalah motor CBU.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya