Begini Cara Yamaha Membaca Perilaku Bikers Berkendara

Begini Cara Yamaha Membaca Perilaku Bikers Berkendara

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 31 Mei 2012 09:18 WIB
Begini Cara Yamaha Membaca Perilaku Bikers Berkendara
Jakarta - Pengembangan Software Diagnostic Tools yang bisa mengetahui kerusakan motor, membuat Yamaha sangat siap meyambut sistem injeksi. Bagaimana cara sistem ini bekerja?

"Ini merupakan penyempurna diagnostic sebelumnya, dan saat ini kami telah memiliki Software Diagnostic Tools kami dapat mengetahui apa saja yang mengalami kerusakan hanya dalam 30 menit sebelum ganti oli. Dan untuk menjalankan perangkat lunak ini harus menggunakan spesifikasi komputer, dengan (memori) RAM sebesar minimal 512 dengan prosesor 1GHz 32 bit, minimal Hardisk 40GB (free space 5GB)," ucap Staf Technical Bagian Servis PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing YIMM, Wahyu WR, di Jakarta, Rabu(30/5/2012).

Untuk menjalankan software ini terbilang mudah, dengan hanya mengikuti perintah yang terdapat pada layar laptop yang telah disediakan diler.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah melakukan pengecekan menggunakan software, namun konsumen masih merasa sama saja tidak ada perubahan. Maka kami bisa membuktikan dengan data melalui proses logging itu (penempatan alat memori di bawah jok yang bisa dipake maksimal 16 hari atau memenuhi memori 2GB,"kata Wahyu.

"Sehingga kita bisa bersama-sama konsumen, mengetahui bagaimana konsumen berkendara. Dan nanti akan disesuaikan dengan data standar varian motor masing-masing," tambahnya.

Dan berikut cara-cara penggunaan Software Diagnostic Tools milik Yamaha. yang pengerjaannya kurang lebih berlangsung minimal 30 menit:



  1. Software Diagnostic Tools telah terinstall di dalam komputer.
  2. Sambungkan alat Diagnostic Tools, yang dihubungkan kepada aki dan komputer.
  3. Komputer melakukan diagnosis motor, untuk mengetahui kerusakan motor.
  4. Setelah mengetahui apa yang menjadi kerusakan melalui software, lakukan proses inspection. Dan para mekanik akan melakukan tindakan perbaikan.
  5. Software Diagnostic tool juga akan memeriksa CO (gas buang) yang terdapat di motor.
  6. Setelah semua terangkum melalui data yang terlihat pada monitor laptop. Dan dapat disimpan, untuk data service selanjutnya.
  7. Setelah semua selesai, dan konsumen ingin membuktikan perbedaan setelah diperbaiki melalui software. Konsumen bisa melakukan proses Logging, dimana kendaraan konsumen akan dipasangkan memori yang bisa menggambarkan perilaku berkendara konsumen selama maksimal 16 hari atau memenuhi memori 2 GB.
  8. Setelah itu data memori ini akan dimasukkan kembali untuk melihat hasil atau cara berkendara.
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads