Markas baru Harley-Davidson yang berada di kawasan Pondok Pinang, Jakarta itu baru saja mulai dibangun dengan ditandai pemasangan tiang pancang pertama pembangunan gedung yang secara simbolis dilakukan oleh Sekda: Asisten Pembangunan & Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta Wiriyatmoko.
Momen ini disaksikan oleh Direktur Utama PT. Mabua Harley-Davidson, Djonnie Rahmat dan CEO MRA Group, Soetikno Soedarjo serta perwakilan komunitas pencinta Harley-Davidson, seperti H.O.G Jakarta Chapter, HDCI DKI Jakarta, IMBI DKI Jakarta, MBC DKI Jakarta dan lain sebagainya.
“Kami sangat yakin dengan perkembangan Harley-Davidson yang positif di masa mendatang oleh karena itu kami melakukan perluasan usaha dengan membangun gedung yang akan menjadi kantor pusat dan main dealership Mabua Harley-Davidson, serta merupakan 'rumah' bagi para pencinta Harley-Davidson di Indonesia“, ungkap Djonnie Rahmat.
“Gedung ini akan memiliki showroom dan service workshop yang lebih luas, serta dilengkapi dengan customer's lounge yang nyaman. Kami berharap dengan fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan,” tambahnya.
Gedung baru Mabua Harley-Davidson tersebut beralamat di Jl. Ciputat Raya No. 123 dan akan berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi serta memiliki 10 lantai serta 3 lantai basement. Lantai basement memiliki ruang yang luas untuk menampung motor-motor Harley-Davidson dan kendaraan roda empat.
Showroom akan menempati lantai pertama dengan luas 560 m2, lantai kedua ( mezzanine) akan menjadi customer's lounge dan service workshop menempati lantai tiga dengan luas 555 m2 dan dapat menampung 16 buah service bay.
Lantai empat dan lima akan menjadi main warehouse yang mendistribusikan produk merchandise, suku cadang dan aksesoris untuk seluruh outlet Mabua Harley-Davidson di Indonesia ditambah sekretariat komunitas H.O.G Jakarta Chapter akan menempati lantai empat dengan roof garden view. Kantor pusat Mabua Harley-Davidson menempati ruangan di lantai enam hingga sembilan dan lantai sepuluh akan menjadi penthouse sekaligus ruang multiguna.
Proyek pembangunan gedung Mabua Harley-Davidson Pondok Pinang diharapkan selesai pada tahun 2014 dan dapat melayani penjualan motor, suku cadang dan aksesoris motor, merchandise, layanan purna jual, serta penyewaan Harley-Davidson bagi seluruh pencinta Harley-Davidson di Indonesia.
Mabua sendiri tahun ini menargetkan akan mampu menjual sekitar 580 unit naik dari 480 unit penjualan yang mereka bukukan tahun lalu. Saat ini, Indonesia merupakan pasar motor Harley-Davidson terbesar di Asia Tenggara.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu