Marketing Manager PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) Rizal Tandju mengatakan bahwa kenaikan uang muka yang diberlakukan Bank Indonesia maupun Kementerian Keuangan mulai Juni mendatang tidak akan berpengaruh banyak ke penjualan Bajaj, sehingga Bajaj pun menurutnya tidak perlu mengkoreksi target penjualan.
"Sebab, sebelum diberlakukan aturan tersebut, uang muka untuk pembelian motor sport, atau Bajaj khususnya, sudah menggunakan skema uang muka tinggi dengan kisaran 20%-25%. Sehingga dengan aturan tersebut, kemungkinann tidak menyebabkan konsumen kaget," papar Rizal di Hotel Sultan, Selasa (27/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun dalam kaitan dengan harga jual, Bajaj menurutnya belum berencana menaikan harga jual dan mencoba menetapkan harga yang kompetitif," imbuhnya.
Dan strategi yang akan digunakan adalah dengan terus mengkampanyekan motor Pulsar yang diklaim cukup irit penggunaan bahan bakarnya.
Tahun lalu, Bajaj mengklaim mampu melepas 23 ribu motor selama bulan Januari sampai Desember 2011. Dan tahun ini pun target penjualan Bajaj akan ditingkatkan menjadi 33 ribu motor meski industri roda dua dibayangi penurunan akibat kebijakan kenaikan DP dan harga BBM tadi.
"Sekarang penjualan kami berkisar di 1.500 per bulan, jadi di 3 bulan pertama 2012 ada sekitar 4.500 motor yang kami jual. Sumbangan terbesar dipegang Pulsar 135LS, 50 persen dari penjualan," paparnya lagi.
Dan untuk meningkatkan penjualan serta layanan purna jual, Bajaj yang saat ini sudah memiliki 130 bengkel mitra dan 150 bengkel resmi akan segera menambahnya.
"Tahun ini kita mau perluas jaringan ke Kalimantan dan Sulawesi. Manado, Gorontalo, Palu dan kota-kota lain. Sedikitnya kita akan buka lagi 50 diler 3S (sales, sevice, spare part). Jadi, akhir tahun nanti kita harap sudah punya 200 diler 3S," tuntasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil