Pada etape keempat kali ini para rider harus menempuh jarak hinga kurang lebih 180 km. Sekaligus mengukuhkan Vario Techno 125 PGM-FI telah melahap jalanan hingga 817 km.
Perjalanan diawali pukul 08.00 dari kota Solo-Kartosuro-Boyolali-Salatiga-Bawen-Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang. Kalau biasanya para rider melakukan istirahat dua kali, pada estape keempat ini para rider beristirahat hingga tiga kali di tiga tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selang satu jam beristirahat, para rider langsung melanjutkan perjalanan. Peristirahatan kedua di kota Semarang. Layaknya di Salatiga sambutan hangat juga diberikan kota Semarang melalui salah satu dealer Honda yang juga dimiliki Nusantara Sakti yang berada di Jl. Cendrawasih 2.
Setelah 2 jam beristirahat perjalanan menuju Rembang Jawa tengah dilanjutkan. Namun di saat para rider melawatkan Kota Demak, para rider melintasi Pasar Demak dengan medan yang cukup buruk. Dan setelah berhasil melalui medan yang cukup buruk selang beberapa kilometer perjalanan salah satu rider mengalami pecah ban.
"Gak tahu, tapi tiba-tiba aku oleng tapi masih bisa imbangi, sempet miring tapi karena sudah terbiasa jadi enggak panik, untung Vario sangat imbang. Dan tidak sampai 10 menit saya sudah bisa berkendara lagi, para teknisi dengan tanggap para teknisi langsung mengganti pelek dan ban saya," ujar Nikko FP (21) salah satu pengendara Vario Techno 125 yang juga salah satu anggota club Matik Vario Purwodadi.
Akhirnya para rider Vario Techno 125 PGM-FI kembali beristirahat di kabupaten Pati selama satu jam. Perjalanan pun kembaIi dilanjutkan menuju rembang.
Tepat pukul 17.15 sore para rider pun sampai di Rembang. Terlihat senyum puas juga diberikan semua pengendara.
"Motor ini sangat enak dikendarai saat masuk tikungan itu sangat bagus. Meski banyak jalanan yang tidak bagus suspensi Vario 125 bagus karena lebih empuk, apalagi jok lebih lebar jadi duduknya tidak capek. Tapi posisi kaki agak sempit karena lebih lebar Vario yang lama. Saya juga berhasil tembus 126 km/jam mesinnya enak bangat," puji Dwi Agus Sedjati (25).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan