Honda Genjot Produksi Skutik

Honda Genjot Produksi Skutik

- detikOto
Kamis, 22 Des 2011 11:49 WIB
Honda Genjot Produksi Skutik
Jakarta - Motor jenis skutik dipercaya bakal makin diminati, permintaannya pun terus meningkat. Karena itu PT Astra Honda Motor menambah kapasitas produksi model skutik sebanyak 200.000 unit pada bulan Maret 2012 sehingga total kapasitas produksi sepeda motor Honda di Indonesia mencapai 4,4 juta unit per tahun.

Dalam siaran pers, Kamis (22/12/2011) AHM sebenarnya telah menambah kapasitas produksi secara bertahap sejak tahun lalu, dan mulai akhir bulan Juli tahun ini telah mulai mengoperasikan fasilitas produksi yang terintegrasi atau One Pack Plant, khusus untuk memproduksi skutik di dalam area Plant 3 AHM, di Cikarang.

Dengan beroperasinya pabrik ini, maka kapasitas produksi model skutik telah bertambah sebesar 500.000 unit. Dengan demikian total kapasitas produksi dari Plant 1 sampai Plant 3 telah meningkat menjadi 4,2 juta unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun karena permintaan banyak, maka mulai bulan Maret tahun 2012, sebagian mesin produksi di pabrik skutik Honda di Cikarang ditambah dan line assembling unit akan berproduksi dengan 3 shift, dan kapasitas produksi direncanakan akan bertambah sebesar 200.000 unit.

"Dengan penambahan ini, maka total kapasitas produksi motor Honda akan menjadi 4,4 juta unit dengan hari kerja standar. Jumlah investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 104,3 miliar," ujar President Director AHM Yusuke Hori.

Dengan penambahan kapasitas produksi menjadi 4,4 juta unit pada tahun 2012, maka diharapkan AHM dapat memenuhi target penjualan sebesar 4,8 juta unit dengan memanfaatkan waktu kerja lembur. Perusahaan sedang mempertimbangkan juga untuk menambah kapasitas produksi dalam menyambut pertumbuhan permintaan yang terus berlanjut untuk tahun 2013 dan seterusnya.

"Kami menambah kapasitas produksi ini tidak hanya untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat tapi tentu akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan memberikan nilai tambah bagi industri sepeda motor di Tanah Air," kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads