Bensin Shell Lebih Banyak 'Diminum' Motor

Bensin Shell Lebih Banyak 'Diminum' Motor

- detikOto
Selasa, 20 Des 2011 15:17 WIB
Bensin Shell Lebih Banyak Diminum Motor
Cikupa - Semakin maraknya roda dua rupanya ikut membuat Shell ikut tersenyum lebar. Menurut data yang dimiliki Shell, transaksi pengisian bensin di SPBU Shell paling banyak justru pengguna roda dua.

Hal tersebut disampaikan Presdir dan Country Chairman Shell Indonesia, Darwin Silalahi, pada peresmian Shell motor Express, Cikupa, Tangerang, Selasa (20/12/2011).

"Harga yang kami tawarkan saat ini cukup atraktif. Bahkan sebesar 60-65 persen bahan bakar kami digunakan pengguna roda dua, oleh sebab itu kami membuat stasiun khusus roda dua/Shell Motor Express bersama Alfamidi," ucap Darwin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SPBU motor ini sudah disiapkan Shell selama 1,5 tahun. Darwin yakin dengan SPBU khusus motor ini akan mendapatkan respons yang positif dari masyarakat.

Ketika ditanyakan berapa investasi untuk membangun satu SPBU motor, Darwin mengaku tidak bisa mengatakan angkanya. Namun yang pasti, untuk SPBU motori Shell hanya mengeluarkan 10 persen saja bila dibandingkan dengan pembuatan SPBU pada umumnya.

"Maaf saya tidak bisa mengatakan seberapa besar investasi yang kami (Shell) keluarkan. Tapi saya bisakatakan investasi kami mencapai 10 persen dari format standart biasanya, tapi seharusnya anda bisa membayangkan sendiri seberapa besar yang kami keluarkan," ujar Darwin.

"Dan saat ini kami memang masih memfokuskan untuk mendirikannya tidak di pusat kota. Melainkan mendirikannya di pinggiran kota terlebih dahulu. Lagi pula ini merupakan suatu usaha baru," tambah General Network Shell se- ASIA, Indra disela-sela tanya jawab bersama wartawan.

AlfaMidi pun telah siap sedia bila Shell Indonesia ingin memperbanyak SPBU khusus pengendara roda dua. "Kalau kami (Alfa Midi) sih hanya mengikuti dari shell saja. Kami memiliki 300'an gerai Alfamidi, terserah shell mau membuka Shell Motor Express didaerah Alfamidi sebelah mana saja. Karena untuk keamanan, pengujian kesehatan, dan layak atau tidaknya itu ditentukan oleh pihak Shell, kami hanya mengikutinya saja," tutup Presdir Alfa Midi, Rullyanto.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads