Serba-serbi Tokyo Motor Show, dari Tukang Lap Hingga Minim SPG

Laporan dari Tokyo

Serba-serbi Tokyo Motor Show, dari Tukang Lap Hingga Minim SPG

- detikOto
Minggu, 11 Des 2011 15:39 WIB
Serba-serbi Tokyo Motor Show, dari Tukang Lap Hingga Minim SPG
Tokyo - Tokyo Motor Show akan berakhir hari Minggu ini. Setiap hajatan pameran motor dan mobil selalu terselip hal-hal sepele namun menarik. Tokyo Motor Show (TMS) pun tak ketinggalan.

Misalnya, untuk urusan kebebasan bagi pengunjung, ajang TMS relatif lebih bebas bagi pengunjung untuk menyentuh dan menunggangi kendaraan display khususnya motor.

Nah, biasanya di setiap booth peserta ada petugas yang menjaga untuk membersihkan motor-motor yang telah ditunggangi pengunjung. Para petugas ini dengan sabar sering mengelap motor-motor pajangan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalnya di Booth Suzuki ada motor GW250 yang belakangan ini ramai dibicarakan oleh penggemar motor di Tanah Air akan masuk Indonesia. Para pengunjung dengan bebas silih berganti menunggangi motor tersebut.

"Petugas begitu bertanggung jawab membersihkan motor ini," kata seorang pengunjung di ajang TMS.

Meskipun beberapa motor konsep Suzuki seperti e-lets dan Burgman Fuel Cell diamankan dari sentuhan dan rasa penasaran pengunjung.

Hal yang sama pun terjadi pada motor-motor pajangan di booth Honda, misalnya motor CBR-nya dari berbagai seri menjadi serbuan pengunjung untuk mencoba, seperti CBR 250, CBR 600 dan CBR 1000.

Sedangkan di booth Yamaha hampir semua motor-motor pajangan Yamaha tak luput dari rasa penasaran pengunjung. Namun untuk motor-motor pamungkas mereka seperti XTW 250 dijaga ketat oleh pembatas dan juga motor-motor konsep Yamaha seperti EC-Miu, PAS With dan Moegi.

Ajang TMS tahun ini bagi sebagian orang memang dianggap kurang greget. Misalnya berdasarkan pengamatan detikOto saat pembukaan pada 2 Desember lalu tak terlihat sisi glamor para sales promotion girl (SPG) yang biasanya untuk ukuran pameran otomotif jumlah sangat banyak. Para SPG ini relatif tak begitu banyak dibandingkan dengan ajang-ajang serupa seperti di Jakarta seperti IIMS.

"Para SPGnya kurang banyak," celetuk salah seorang pengunjung.

Dalam siaran pers dari Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA (penyelenggara Tokyo Motor Show) saat penutupan hari ini total pengunjung mencapai 842.600.

Ini berarti ada peningkatan sekitar 37% dibanding Tokyo Motor Show 2 tahun lalu. Angka ini hampir mendekati angka 852.900 yang dicapai di 2007 yang saat itu diselenggarakan selama 17 hari.

"Kami yakin bahwa pameran ini membuktikan kepada Jepang dan luar Jepang kemampuan produksi Jepang dalam mengatasi berbagai tantangan," ujar Chairman JAMA Toshiyuki Shiga.

Tokyo Motor Show tahun ini diikuti oleh 14 anggota JAMA dan 15 merek dari Jepang, begitu pula 21 perusahaan dan 25 merek dari luar negeri. Ada sekitar 53 kendaraan yang melakukan debut dunia.

Tokyo Motor Show berikutnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2013.
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads