Pada bulan November silam, seluruh pabrikan roda dua yang tergabung dalam Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) tercatat mengalami penurunan penjualan. Banjir yang melanda Thailand adalah salah satu penyebab berkurangnya pasokan motor untuk Indonesia.
Secara total, ada 643.271 motor yang terdistribusi selama periode bulan November lalu. Angka itu turun 10,35 persen dari distribusi bulan Oktober yang tercatat berada di angka 717.514 motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda masih menjadi pemimpin pasar di bulan November setelah berhasil melepas 386.534 motor, turun dari distribusi mereka di bulan Oktober yang mencapai 415.281 unit namun naik bila dibanding dengan perolehan di bulan November 2010 yang hanya 306.385 unit.
Total selama Januari sampai November Honda mengantungi penjualan sebanyak 3.994.127 unit dengan pangsa pasar 52,69 persen.
Sementara Yamaha berada di posisi kedua setelah hanya mampu melepas 230.150 unit dengan total 3.014.070 selama 2011 ini. Market share Yamaha berada di angka 39,76 persen.
Angka penjualan Yamaha turun bila dibandingkan dengan Oktober 2011 yang ketika itu mencatatkan penjualan 253.427 unit. Pun bila dibanding dengan November 2010 yang berada di angka 297.831 unit.
Dan di bulan November silam, Suzuki menjadi pabrikan yang paling apes dengan penjualan hanya 19.207 unit. Turun bila dibanding Oktober yang ada di angka 37.281 unit dan November 2010 yang tercatat 43.272 unit.
Market share Suzuki kini menjadi 5,99 persen dengan total penjualan sebanyak 454.202 unit.
Sedangkan Kawasaki total membukukan angka penjualan sebanyak 94.672 unit dari Januari sampai November dengan pangsa pasar 1,25 persen.
Angka tersebut didapat berkat sumbangan penjualan bulan November yang turun dari 9.816 unit di Oktober menjadi 6.294 unit di November. Periode yang sama tahun lalu, Kawasaki mencatatkan penjualan sebesar 8.238 di November 2010
Pabrikan motor India, TVS juga harus merasakan penurunan yang sama dari 1.709 unit di Oktober menjadi 1.086 unit di November meski bila di banding November tahun lalu mereka pantas merasa senang karena ketika itu hanya mampu melepas 779 motor saja.
Total selama Januari sampai November, TVS mampu mendulang 22.651 unit penjualan dengan raihan market share 0,3 persen.
Kisah lebih tragis dituliskan oleh pabrikan motor nasional, Kanzen yang selama dua bulan belakangan, Oktober dan November, tidak melaporkan distribusi motor yang mereka lakukan.
Bila di November 2010 saja mereka hanya mampu melepas 92 unit motor, November tahun ini praktis nasib Kanzen tidak kita ketahui pasti. Tapi yang jelas, selama 2011 ini Kanzen telah melepas 382 unit motor dengan pangsa pasar hanya 0,01 persen saja.
Berikut data distribusi motor anggota AISI di bulan November:
| Merek | November 2010 | Oktober 2011 | November 2011 | Total 2011 | (%) |
| Honda | 306.385 | 415.281Β | 386.534 | 3.994.127 | 52,69 |
| Yamaha | 297.831 | 253.427 | 230.150 | 3.014.070 | 39,76 |
| Suzuki | 43.272 | 37.281 | 19.207 | 454.202 | 5,99 |
| Kawasaki | 8.238 | 9.816 | 6.294 | 94.672 | 1,25 |
| TVS | 799 | 1.709 | 1.086 | 22.651 | 0,30 |
| Kanzen | 92 | Β | Β | 382 | 0,01 |
| Total | 656.597 | 717.514 | 643.271 | 7.580.104 | 100 |












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas