Jadi motor bebek ini tidak menunjang dari segi tampilan melainkan juga ramah lingkungan. Sistem injeks pada Honda Supra X 125cc Helm In PGM-FI berbeda dengan Honda Supra X 125cc PGM-FI versi perdana.
Wedijanto Widarso, Technical Service Division Head PT Astra Honda Motor mengatakan injeksi pada Honda Supra X 125cc Helm In PGM-FI lebih canggih ketimbang injeksi yang tersemat di Honda Supra X 125cc PGM-FI produksi pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ia juga mengungkapkan Honda Supra X 125cc Helm In PGM-FI sudah berstandar euro3, sementara versi lawas baru euro2. "Jadi gas buangnya juga jadi lebih baik sehingga ramah lingkungan," ucapnya.
Untuk pasar motor Indonesia, motor bebek ini dibanderol Rp 15,850 juta on the road Jakarta. Menurut Honda harganya relatif terjangkau oleh masyarakat dengan fitur injeksi.
Sementara Handy Hariko, Senior Manager Teknikal Service, PT AHM menjelaskan, pengendara Supra X 125 cc lawas bisa mengaplikasikan sistem PGM-FI terbaru berstandar euro3. Namun dana yang dikeluarkan cukup mahal, sekitar Rp 4 juta - Rp 5 juta.
"Bisa diaplikasian ke Supra X 125cc lama, tapi insfrastruktur agak rumit. Bukan tidak mungkin bakal ada kesalahan pada jariangan sistem injeksi. Masalahnya hasilnya bisa tidak maksimal dan malah tambah boros. Karena tidak hanya mengganti injeksinya saja, melainkan seluruh rangkaian mesin dan ECU ada yang dirubah," ucapnya.
Karena itu, Handy menyarankan jika pengendara Supra X 125cc non injeksi dan hendak menggunakan injeksi milik Honda Supra X 125cc Helm In, lebih baik menjual versi lawas dan membeli Honda Supra X 125cc Helm In PGM-FI terbaru. "Mending jual yang lama dan beli Honda Supra X 125cc Helm In PGM-FI terbaru. Gampang kan, dan hal-hal yang ditakutkan tidak terjadi," sarannya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?