Namun itu tidak akan terjadi di Indonesia. Sebab Yamaha menyiapkan skutik barunya tersebut untuk pasar India yang akan dikeluarkan pada Delhi Auto Show 2012 mendatang.
Motor ini akan diproduksi di pabrik Yamaha di Surajpur plant di Uttar Pradesh dengan dana investasi 100 juta rupee atau sekitar Rp 19 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Suzuki enggan membeberkan rupa dan spesifikasi motor tersebut, lelaki yang pernah memegang operasi Yamaha di Indonesia ini hanya mengatakan bahwa motor anyar Yamaha tersebut merupakan sebuah motor yang berdesain mutahir.
Suzuki pun berharap dengan diluncurkannya produk tersebut dirinya mampu mengulang kesuksesan ketika membawa Yamaha menguasai pasar skutik di Indonesia dahulu. "Ini akan lebih terfokus sebagai komuter pribadi, dengan desain stylish dan cerdas seperti sepeda motor Yamaha yang dijual di sini," paparnya.
"Di Indonesia, market share Yamaha mencapai sekitar 46 persen, hampir mendekati Honda. Saya ingin hal itu terjadi di India," imbuhnya.
Di India, pasar skutik di 2010 naik 50,54 persen dan kini sekitar 19,6 juta unit yang masih di dominasi oleh Honda dan pemain lokal India seperti TVS dan Hero Honda. Untuk meningkatkan kapasitas agar bisa bersaing dengan lawan-lawan itulah dana investasi tadi digunakan untuk menambah produksi terutama di bagian produksi body parts.
Dengan begitu, di 2011 Yamaha memprediksi bisa memproduksi 5 juta motor. 3,5 juta motor untuk pasar India dan sisanya untuk ekspor. Naik dari perolehan tahun lalu yang berada di angka 3,8 juta unit. 2,5 juta untuk India dan 1,3 juta untuk di ekspor.
Yamaha juga mengatakan tertarik untuk meluncurkan motor listrik di negeri Bollywood tersebut untuk memenuhi permintaan yang tinggi.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih