Pelaku bernama Jufry Kilwouw yang mengedit SIM menjadi SIM M. Padahal kita tahu tidak ada SIM M yang dikeluarkan kepolisian.
"Sudah, sudah ditangkap di Fakfak," ujar Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjen (Pol) Chrysnanda Dwilaksana saat dihubungi detikOto, Selasa (16/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang anak laki-laki yang masih duduk di SMP kelas 1 dalam razia mengaku memiliki SIM M. Saat dirazia, anak itu tidak memperlihatkan SIM M miliknya. Dia mengaku SIM-nya dipegang oleh ibunya.
SIM M itu terlihat ditandatangani oleh Kepala Distrik Fakfak Tengah. Padahal biasanya SIM ditandatangani dan dikeluarkan langsung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini oleh direktur lalu lintas (dirlantas) Polda setempat.
(dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek