Beberapa hari lalu, muncul kabar Gesits menghentikan produksi dan penjualan motor listriknya di Indonesia. Bahkan, topik tersebut ramai dibahas di forum-forum media sosial.
Namun, PT Gesits Motor Nusantara (GMN) selaku produsen motor listrik Gesits di Indonesia membantah kabar tersebut. Mereka menegaskan, apa yang beredar di internet sama sekali tak benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kabar itu) tidak benar," demikian respons Nurrahman Wahid selaku Corporate Secretary PT GMN saat dikonfirmasi detikOto, Senin (16/3).
Gesits masih produksi dan jual motor listrik di Indonesia. Foto: Agung Pambudhy |
Bukan hanya penjualan, produksi Gesits juga masih berjalan hingga sekarang. Hanya saja, kata dia, permintaan kendaraan belakangan mengalami penurunan.
"Kami masih jualan, memang penjualan menurun sama seperti seluruh motor listrik yang lain. Tapi kami masih jualan dan produksi," ungkapnya.
Lebih jauh, Nurrahman menjelaskan, pihaknya saat ini menjual tiga model kendaraan di Indonesia. Seluruhnya, tentu saja, masih terus diproduksi hingga sekarang.
"(Produk yang dijual) masih sama seperti sebelumnya ya, ada G1, Raya dan GV1," kata Nurrahman.
Ges Foto: Agung Pambudhy |
Jika dilihat dari laman resminya, Gesits memang masih menampilkan tiga model tersebut. Sementara harganya cukup terjangkau, yakni tak sampai Rp 30 juta dengan status on the road Jakarta.
Kabar penutupan pabrik Gesits memang ramai dibicarakan sejak pekan lalu. Hal itu bermula setelah salah satu reviewer otomotif membuat postingan terkait di akun Instagram pribadi. Tak lama kemudian, topik itu menjadi obrolan di forum-forum motor listrik di Facebook.
(sfn/din)














































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu