"Saya ingin mengubah kendaraan saya akan tetapi saya tidak ingin terlihat seperti anak muda umumnya, saya hanya ingin tampil beda tanpa mengurangi fungsi sedikit pun. Akhirnya saya memutuskan untuk memodifikasi kecil dengan bantuan Tauco custom," ujarnya kepada detikOto.
Konsep pun ditentukan, yakni berpenampilan Supermoto. Cukup radikal, namun tidak mengurangi fungsi tentunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya membantu saja dengan mencoba mewujudkan keinginan dari Mas Gatot," ujar juragan Tauco Custom, Topo Goedel Atmodjo sambil tersenyum.
Selanjutnya Topo memilih untuk tidak membuang sasis yang berasal dari pabrikan. Langkah pertama diambil dengan mengubah tampilan suspensi depan untuk siap melahap panasnya aspal.
Suspensi depan pun diubah dengan menggunakan milik Yamaha WR 400. Alhasil motor ini lebih tinggi dari versi standar dan siap menerjang lubang di jalanan.
Untuk menambahkan kesan sangar, Topo mengubah bagian kaki dengan menggunakan pelek berukuran 17 inci di depan dan belakang. Pelek pun kembali dibalut dengan ban Battlax dengan ukuran depan 110/70 dan belakang berukuran 140/70.
Setelah tampilan suspensi dan kaki-kaki diubah, Topo juga mengubah setang dengan menggunakan setang Fatbar Renthal yang membuat kendaraan ini mirip dengan tampilan kuda besi Supermoto.
Seperti biasanya Topo kembali menggunakan plat qalvanis berukuran 0.8 mm. Dan untuk menambahkan keamanan pada kendaraan, Topo menciptakan engine cover. Sesuai dengan konsepnya yang gahar, spakbor depan dan spakbor kolong depan pun disesuaikan.
Tahapan akhir untuk menahan laju motor, Topo mengubah sistem keamanan belakang dengan menggunakan milik Suzuki Satria F 150. Sedangkan buritan dibiarkan standar bawaan Yamaha Scorpio-Z.
"Hasilnya lumayan. Jadi tidak seperti biasanya," ujar Gatot yang enggan menyebutkan biaya yang dikucurkannya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi