Cacat Tak Halangi Thayeb Brahmaji Naik Motor

Cacat Tak Halangi Thayeb Brahmaji Naik Motor

- detikOto
Senin, 28 Feb 2011 14:44 WIB
Cacat Tak Halangi Thayeb Brahmaji Naik Motor
Jakarta - Semangat adalah api kehidupan. Dengan semangat seseorang bisa berbuat lebih baik meski memiliki keterbatasan fisik. Hal itulah yang dipegang oleh Thayeb Brahmaji yang meski cacat tetap berani berjalan-jalan sendiri dengan sepeda motor roda tiganya.

Brahmaji yang kini berusia 37 tahun, memiliki keterbatasan fisik karena seluruh tubuh bagian kirinya tidak bisa digerakkan. Namun meski begitu, Brahmaji berkeyakinan kalau hal itu bukanlah halangan. Dan dia tidak mau mengandalkan orang lain, untuk bisa menjelajahi dunia ini.

"Ini merupakan motor kedua yang saya jadikan roda tiga, setelah Yamaha Champ. Saya pun sangat senang memiliki kendaraan ini, dengan memindahkan semua instrumennya di sebelah kanan akhirnya saya mampu beraktivitas. Tanpa harus mengharapkan bantuan orang lain," ungkap Thayeb.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah karena motor yang dikendarainya merupakan motor yang dia modifikasi, pria berambut gondrong ini bercerita kalau dirinya pernah diberhentikan oleh orang lain hanya untuk sekedar melihat kendaraan yang dimilikinya.

"Setiap saya berada di jalanan, saya seakan-akan menjadi pusat perhatian," ucap Thayeb.

Namun perjalanan sehari-hari Brahmaji dengan motor roda tiganya ini bukanlah tanpa kendala. Bahkan dia mengaku pernah terguling hingga 4 kali ketika menggunakan motor ini.

"Dengan kondisi saya seperti ini, saya sangat sering mengalami permasalahan di dalam perjalanan saya. Pertama, disaat hujan. Apabila hujan melanda saya tidak bisa menepi seperti para pengendara roda dua yang lain yang memarkirkan kendaraan lalu mereka menepi," jelasnya.

"Kedua, saya itu paling susah memasuki mal. Karena di Indonesia banyak mal yang tidak memiliki fasilitas yang memadai, seperti penyediaan kursi roda," tambahnya.

"Dan yang ketiga, yang membuat saya sengsara dalam perjalanan saya adalah tidak ratanya struktur jalanan yang ada. Terlebih lagi terlalu banyak jalanan yang berlubang atau banyak memiliki tanggul. Karena untuk saya yang tidak sempurna, ini bisa membuat saya mengalami kecelakaan atau terbalik terbalik. Dan saya sangat berharap pemerintah harus benar-benar memperhatikan hal ini," paparnya lagi.

Meski begitu, Brahmaji menyakini kalau setiap orang yang bernasib sama
sepertinya bisa mandiri bila memiliki semangat yang tinggi.

"Saya memiliki pesan untuk orang-orang yang memiliki persamaan dengan saya, di saat kita sedang seperti ini kita merasa bahwa dunia itu sangat kecil, tetapi di saat kita bisa mandiri pasti kita akan merasa dunia ini sangat luas. Jadi kita tidak perlu takut untuk melakukan semuanya dengan sendiri, dan jangan pernah menyerah dengan keadaan," ujarnya.

"Semoga pemerintah tidak hanya memberikan suatu pekerjaan saja, tetapi
pemerintah memberikan suatu modal keterampilan. Sehingga orang-orang seperti saya memiliki satu ketrampilan dan wawasan lebih luas. Karena banyak orang-orang seperti saya yang ingin memiliki kendaraan tetapi mereka tidak memiliki uang. Dan semoga pemerintah menyediakan fasilitas-fasilitas yang lebih memadai untuk orang-orang seperti saya," harapnya. (syu/ddn)

Berita Terkait