Tragedi itu terjadi di Tol Cikampek KM 41, Swift ini mencoba melewati bahu jalan karena banyak sekali truk-truk besar yang melintas di jalan tersebut sehingga membuat pengendaranya menjadi tidak sabar.
"Setelah melewatinya saya lepas kendali sehingga membuat mobil kesayangan saya memutar 360 derajat ke samping dan terbang ke atas 180 derajat. Untung saya dan kawan-kawan tidak mengalami luka yang serius dan kami selamat," ujar pemilik Swift, Hardi Oktavanus kepada detikoto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menjadi pengalaman yang berharga untuk para pecinta mobil. Selain itu kita dalam berkendara haruslah sabar," ujarnya.
Sementara untuk memulihkan kembali Swift miliknya itu, Hardi memulai dengan membentuk kembali rangka mobil dengan membuat bodi kit yang dicat merah Lembarium dan membuat secara khusus bagian pintu dan atap mobil.
Seluruh kaca diganti begitu juga dengan pelek, knalpot, suspensi, setir dengan setir racing, dan shift Knob pedal Racing. Swift baru pun tercipta kembali seperti yang diinginkan Hardi Oktavanus.
"Karena tragedi itu akhirnya saya memutuskan untuk menghidupkan kembali mobil saya dengan memodifikasikannya. Untuk itu saya menghabiskan uang kurang lebih Rp 50 juta. Saya mengubah Swift luar dalam dengan konsep JDM (Japanese Domestic Market) yang tentu bergaya Sport." ujarnya.
Hardi pun meminta para pecinta mobil lainnya untuk tidak sekali-kali meniru agar tragedi yang sama tidak terulang. "Apabila ingin memodifikasikan mobil janganlah menabrakkan kendaraan Anda dulu," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?