Apalagi, Mitsubishi Lancer Evo memang terkenal sebagai mobil yang gemar berlari, sehingga sang pemiliknya Edwardsyah, tidak merasa perlu mengubah jeroan mesinnya untuk bisa sekedar berlari.
"Mesin kita biarkan standar saja, yang penting tampilannya sudah mendukung ala balap jalanan," ujarnya Edward ketika berbincang denga detikOto, di Palembang Square, Palembang, Senin (12/7/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku ingin mengesankan ini mobil yang gesit dan berjiwa pahlawan seperti Naruto, makanya kelirnya seperti itu," ungkap Edward.
Dan hebatnya lagi, semua dikerjakan sendiri di rumah! Termasuk aplikasi pintu gullwingnya, juga sektor kaki-kaki, mesin, sampai detil-detil lainnya di mobil ini.
"Ke bengkel cuma untuk bodikit dan catnya saja, semuanya kita kerjakan sendiri," ungkapnya.
Edward dengan tekun mengerjakannya selama kurang lebih dua bulan, dengan total biaya mencapai Rp 95 juta, tentu dengan hasil yang memuaskan, yakni menyabet gelar King Street Racing di Clas Mild Accelera Auto Contest 2010 Palembang.
Lancer Evo memang gampang dimodifikasi, apalagi bergaya racing, karena dari tampilan standarnya saja mobil ini sudah terlihat sporti.
"Jadi enggak perlu biaya banyak, yang penting enak dipandang," ujarnya sebagai alasan kenapa Lancer Evo IV miliknya bisa menjadi raja balap jalanan di Palembang. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas