Ternyata, caranya sederhana. Seperti yang diutarakan Andre Mulyadi, pemilik bengkel modifikasi Signal Kustom asal Bandung ini yang mobil hassil modifikasinya beberapa kali menjadi raja di kontes modifikasi.
"Pertama, dan terpenting itu konsep, ini mobil mau seperti apa?" cetusnya, ketika berbincang dengan detikOto, di Jakarta, Selasa (8/12/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum membangun mobil modifikasi, pertama harus bertanya pada diri sendiri, ini mobil konsepnya apa? mau mengincar piala apa? kelas apa? "Nah, jawaban dari itu semua yang menuntun kita dalam memodifikasi," tambahnya.
Tentunya, lanjut Andre, dengan penambahan-penambahan inovasi yang orisinil dimiliki si pembangun mobil, yang sebisa mungkin harus berbeda dengan hasil karya-karya modifikasi yang sudah ada sebelumnya.
"KonsepΒ memang bagian paling sulit, apalagi ketika kita harus menelurkan inovasi yang berbeda dari sebelum-sebelumnya," ujar Andre.
Nah, bila konsep sudah jelas, dan punya segudang gagassan inovasi, tinggal berbicara berapa biaya yang kita punya untuk membangun sebuah mobil modifikasi.
"Konsep yang kita punya disesuaikan dengan budget, jadi bukan budget yang menyesuaikan konsep," paparnya.
Pemikiran seperti itu dilakukan agar modifikasi lebih efisien dari segi biaya, dan hasil modifikasi pun nantinya tidak melebar dan tidak fokus pada konsep karena kebanyakan biaya.
"Yang penting serasi antara konsep dan budget yang dimiliki, setelah itu
silakan berinovasi!" pungkas Andre.
Bagaimana, tertarik untuk memodifikassi mobil anda untuk menjadi rajanya kontes?
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan