Ketika detikOto berkunjung ke bengkelnya, beberapa Toyota DX cantik-cantik menampang di halaman bengkel yang tidak mau disebut bengkel khusus klasik tersebut.
Isa, sang pemilik menunjuk dua buah mobil bermerek sama, serta tahun keluaran yang juga sama yakni Toyota Corolla DX tahun 1983.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua Toyota lawas yang menjadi cantik di tangan Isa tersebut didapat bukan dengan kondisi yang enak dilihat, apalagi dipakai.
Namun, semua berubah ketika kedua pasien tersebut dibawa ke bengkel Kazero ini.
Kita lihat yang kuning, yang disebut Isa hanya untuk Daily use, "Tampilannya yang kita fokuskan," paparnya.
Seperti penggunaan velg 13 yang untuk saat ini tidak umum digunakan. Ditambah pula dengan penurunan bodi, sehingga Corolla yang pernah berjaya di jamannya ini menjadi lebih rendah ke aspal.
Melabur warna kuning dengan list hitam, adalah pilihan tepat, sehingga membuat tampilan si lawas menjadi bugar kembali, dan menebarkan aroma sebuah mobil kencang.
Padahal, untuk mesin tidak banyak dilakukan perubahan. "Hanya mengganti header dan karburator saja yang diganti, termasuk knalpot," ujarnya.
Namun, ubahan kecil tersebut pun sudah mampu membuat Corolla kuning ini lebih kencang dari sejenisnya yang standar.
Sedangkan yang putih, lain lagi konsepnya. "Ini kalau di jalan raya bisa lari sendirian," canda Isa.
Dari tampilannya, memang hanya berlabur cat putih dan list hitam, serta penambahan detail aksesoris, sehingga kesimpulan setiap mata yang melihat, pastinya bersepakat kalau ini mobil kalem.
Namun jangan remehkan dapur pacunya. Berbekal mesin 4 AG 20 Klep, Turbo Intercooler, disandingkan dengan gearbox TRD T 50, maka sudah cukup untuk membuat DX ini berdaya kuda 250 dk. Wow!
Untuk mendukung aksinya, kaki-kaki pun ikut dibenahi. satu set shock coil over, justable keluaran TRD, yang berpadu dengan velg ring 15 dari Watanabe, ikut mengisi tampilannya.
Isa pun mebeberkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk kedua mobil lawas ini. "Yang kuning, sekitar Rp 60 juta, sedangkan yang putih, Rp 100 juta juga lebih," paparnya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?