Namun, di tahun 2009 yang baru saja menginjak bulannya yang pertama ini, kemungkinan besar gaya modifikasi ini akan pelan-pelan ditingalkan oleh para pecinta modifikasi skutik di tanah air.
"Hal tersebut adalah lumrah. Karena setiap pemilik kendaraan modofikasi kan tidak mau gaya motornya pasaran," ujar pemilik Tauco Custom, Topo Goedel Atmodjo kepada detikOto, Senin (12/01/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya saja gaya yang akan marak digunakan adalah gaya Hotrod, bukan low-rider," kata Topo.
Gaya hotrod yang dimaksud oleh Topo adalah penggunaan ban besar pada skutik namun tanpa memundurkan posisi dari roda belakang motor tersebut.
"Jadi, secara prinsip, tidak perlu ada yang dirubah dari skutik tersebut," tukas Topo.
Dan kemungkinan pula, tren modifikasi ekstrem yang merubah tampilan skutik menjadi menjadi motor model lain, misalnya merubah tampilan motor otomatis tersebut menjadi seperti layaknya motor gede, akan diminati pula oleh para pecinta modifikasi roda dua.
Karena menurut Topo, eksklusifitas yang selama ini dikejar oleh para peminat kendaraan modifikasi dapat tercapai dari modifikasi yang 'masih jarang' dilirik orang.
"Tapi, bila ingin mengaplikasikan model modifikasi ini, selain harus mengorbankan beberapa bagian motor, seperti bagian kerangka, juga membutuhkan pengorbanan dana yang tidak sedikit dari pemiliknya," tukas Topo. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kenapa SIM Mati Telat Sehari Harus Bikin Baru?
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Sudah Ditolak tapi BGN Bisa Beli Motor Listrik? Purbaya Akui Kebobolan