Sabtu, 21 Des 2019 17:12 WIB

STNK, Bengkel Modifikasi di Lapas Nusakambangan

Arbi Anugrah - detikOto
Salah satu motor kreasi STNK Foto: Arbi Anugrah


"Kita gambarkan di sini kenapa suket teki, karena suket teki kan semacam rumput liar lah, walaupun sudah dibunuh masih bisa untuk tumbuh," ujarnya.

Mukti sendiri di dalam tim STNK bertindak sebagai kreator, dimana sebelum melakukan modifikasi, Mukti lah yang bertugas melakukan desain grafis sebelum gambar hasil desainnya dibahas bersama rekan rekannya. Timnya pun lengkap, mulai dari enggenering, konstruksi, kemudian dari cat painting.

"Jadi melalui balik jeruji ini kita tetap untuk mencoba berkreasi dengan skill dan keahlian teman teman yang ada disini. Kita gabungkan menjadi satu, muncullah pembuatan rumah modifikasi ini," jelasnya.

Hingga saat ini, tim STNK yang baru berdiri sekitar empat bulan lalu, sudah menghasilkan sebanyak 4 unit motor kustom yang dijual sesuai dengan pesanan. Tiga motor diantaranya sudah diambil pemiliknya, sementara satu unit masih berada di Lapas Permisan menunggu diambil pemiliknya.

STNK, Bengkel Modifikasi di Lapas NusakambanganFoto: Arbi Anugrah


"Untuk sampai saat ini kita sudah menghasilkan 4 motor, yang tiga sudah diambil sama pemiliknya dan masih ada satu disini dan masih ada beberapa bahan yang akan kita kerjakan. Untuk pesanan kustom ini kita berdasarkan pesanan, kayak salah satu motor yang ada disini itu pesanan dari grup Sarinah Jakarta," ujarnya.

Sementara menurut Kepala Lapas Permisan,Yan Rusmanto mengatakan lapasnya merupakan lapas medium security yang fokus pada pelatihan kemandirian para napi napinya. Selain modifikasi motor, ada pula kegiatan membatik, anyaman, membuat keset.

"Fokusnya di lapas medium adalah pelatihan kemandirian. Ada tiga tingkatan utama yaitu pendidikan dan pelatihan tingkat pemula, tingkat lanjutan, tingkat mahir. Kemudian setelah mereka sudah mengikuti tiga tahapan itu, mereka akan mendapat sertifikat, nanti baru ada lagi kegiatan magang, setelah itu selesai baru dikirim ke lapas terbuka," jelasnya.
Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Motor Custom Made in Napi Nusakambangan"
[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com