Selasa, 11 Jun 2019 14:35 WIB

Alasan Mengapa 'Ban Cacing' Tidak Aman untuk Motor Harian

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi ban cacing Foto: Trans7 Ilustrasi ban cacing Foto: Trans7
Jakarta - Thai look menjadi salah satu aliran modifikasi motor yang cukup digemari bikers Tanah Air. Salah satu ciri menonjol dalam modifikasi ini adalah penggunaan pelek dan ban dengan profil tipis dan berdiameter kecil. Biasa disebut 'ban cacing'.

Jika untuk kepentingan kontes atau lomba, modifikasi ini sah saja dilakukan, tapi jika untuk motor harian? Lebih baik pikir ulang.



Seperti dijelaskan instruktur Rifat Drive Labs (RDL), Andry Berlianto, jenis modifikasi ini berbahaya untuk digunakan harian. Sebab secara ekstrem sudah mengubah spesifikasi dasar dari pabrikan.

"Penggunaan ban cacing di motor secara performa akan menyulitkan saat bergerak dinamis (zig dan zag serta berbelok)," kata Andry, kepada detikcom, Selasa (11/6/2019).



Selain itu, ban dengan profil yang kecil akan secara drastis mengurangi grip atau cengkeraman roda ke permukaan jalan. Akibatnya, motor akan mudah selip atau tergelincir ketika melewati jalan yang licin atau saat melakukan pengereman secara mendadak.

"Tidak hanya itu, hentakan atau redaman pelek bisa langsung mengarah ke ban. Ban dengan material yang tipis tentunya akan mudah membuat motor oleng, dan ban itu juga jadi gampang pecah," pungkas Andry. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed