Kamis, 11 Apr 2019 11:54 WIB

Tak Terima Larangan Memodifikasi Motor, Bikers Demo

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi modifikasi motor. Foto: Rizki Pratama Ilustrasi modifikasi motor. Foto: Rizki Pratama
Kerala - Mahkamah Agung di Negara Bagian Kerala, India, baru-baru ini telah melarang modifikasi pada mobil dan sepeda motor. Departemen Kendaraan Bermotor Kerala akan menganggap kendaraan ilegal, bagi mobil maupun motor yang telah dimodifikasi.

Melansir laman rushlane (11/4/2019), aparat berwenang di Negara Bagian Kerala bahkan melakukan razia di jalanan untuk 'menjaring' pengguna mobil atau motor yang melakukan modifikasi di kendaraannya menggunakan komponen aftermarket.



Sebagai hukuman, pihak Kepolisian akan mendenda dan menyita surat-surat kendaraannya, sembari meminta ke pemilik kendaraan supaya mengembalikan mobil atau motornya ke kondisi standar pabrikan.

Hal ini pun menimbulkan protes dari sejumlah bikers di Kerala. Mereka mengecam tindakan Polisi Kerala yang melakukan razia kendaraan modifikasi tersebut. Mereka memulai protes di jalan umum, dengan berjalan kaki sambil menggunakan helm. Lalu ada juga yang melakukan konvoi dengan motor sport.



Sebagai luapan emosi, para demonstran pun meneriakkan slogan "Kami senang memodifikasi. Silahkan simpan (hasil) modifikasi kami". Kejadian ini berlokasi di daerah Chathiyath Road, dekat Pengadilan Tinggi setempat.

Tak pelak, aksi tersebut pun direspons keras oleh Polisi setempat, di mana sekitar 15 pengendara motor yang ikut demonstrasi ditangkap. Dan sisanya, banyak yang melarikan diri.

Untuk informasi, Negara Bagian Kerala melarang keras memodifikasi kendaraan bermotor dengan cara mengubah warna kendaraan, ukuran ban, dan modifikasi lampu depan dan knalpot variasi. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed