Kamis, 22 Nov 2018 13:15 WIB

Honda CB 150R 'Bokong Sinden' Ini Dilepas Rp 120 Juta

Ridwan Arifin - detikOto
Honda CB 150R Foto: Ridwan Arifin/detikOto Honda CB 150R Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Ciamis - Modifikasi motor memang tak kenal batas, kuda besi menjadi wadah bagi para builder untuk menuangkan kreativitasnya. Seperti hasil tangan dingin builder dari Surabaya, yang menyabet juara pada kategori National Champion Free For All (Honda Modification Contest 2018), menggunakan Honda CB 150 R 2013 dengan konsep modifikasi stream line.



Saat menyintas dihadapan motor modifikasinya. Menyala dengan warna kental orange dan terselip grafis seperti kebaya, ternyata ada maksud tersendiri bagi builder yang sudah ikut HMC sejak 2014 ini.

"Nama motornya Sinden dasarnya CBR150R dengan konsep Steam line," ujar Hasan Law yang memiliki workshop di Sidoarjo.

"Awalnya saya mau kasih nama Darbo, bapaknya gendoruwo, karena bodinya besar cocok dengan nama itu, begitu paintingnya selesai nggak cocok karena warnanya nggak serem nggak ganas malah cantik," ungkap Hasan.



"Jadi saya lihat lihat seperti bokong sinden, terus grafisnya seperti kebaya sinden yang lagi mau naik panggung," sambung Hasan.

Lebih lanjut, kata Hasan, motor yang dasarnya merupakan motor sport fairing dirombak total dengan mengganti frame serta body kit baru besutan bengkel miliknya Law Custom. Tidak butuh waktu sebentar, Hasan menggarapnya selama 3 bulan dan menghabiskan biaya sekitar Rp 50 juta.

Modifikasi Honda CBR150R Bak 'Bokong Sinden'Modifikasi Honda CBR150R Bak 'Bokong Sinden' Foto: Ridwan Arifin/detikOto


Tidak hanya itu, konsep proper atau laik jalan menjadi satu alasan kenapa motor ini bisa menjadi juara. "Ini layak jalan sudah saya pertimbangkan semuanya, memang waktu pertama keliling perumahan melintasi polisi tidur agak ceper jadi saya ubah lagi dengan menaikkan ground clearance-nya," ungkap Hasan.

Selain frame, ubahan lain yang dilakukan di workshopnya sendiri adalah exhaust, suspensi depan, lengan ayun/arm, lampu depan dan lampu belakang serta asesoris tambahan lainnya.



"Produk aftermarket di master rem (model seperti brembo tapi yang kecil) sama piringan cakramnya, kalau shock saya pakai YSS," ungkapnya.

Eits, ternyata hasil garapan Hasan Law sudah ditaksir sama orang Australia. Dirinya mengaku sebelum diikuti kontes di HMC 2018 sudah minta izin terlebih dahulu kepada sang pemilik motor.

"Ini motor sudah laku Rp 120 juta, sama orang Australia, saya awalnya mikir dia bercanda, tapi benar sudah cair tanggal 12 kemarin," ujar Hasan.



Tonton juga 'Daftar Pemenang Indoneisa CBR Day 2018':



Honda CBR150R 'Bokong Sinden' Ini Dilepas Rp 120 Juta
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed