Kepala Bengkel Eaaa Motorshop, Arya mengatakan, biasanya setelah memperbesar piston atau bore-up, ada komponen lainnya yang dirubah sesuai keinginan konsumen.
"Main di noken as, biasanya nih orang ya pertama yang di pasang orang awam, mau bore-up, terus noken as," ujarnya kepada detikOto, di Pejaten, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pergerakan si clap jauh lebih cepat, buka tutupnya jauh lebih cepat. Si noken as di papas, ataupun beli jadi juga ada, tergantung si bengkelnya atau keinginan konsumen," tuturnya.
"Sudah main noken as, stroke up, terus pengapian," lanjut Arya.
Sedangkan untuk motor matik, lebih lanjut Arya menjelaskan, ada perubahan di bagian Continuously Variable Transmission (CVT)-nya.
"Matik main di CVT, perubahan di situnya, dibikin derajat atau pun roller-nya mau dientengin atau beratin, tergantung si konsumen," pungkasnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu