Kedatangan ke Jepang juga bukan hanya menyaksikan perhelatan akbar tersebut, melainkan mereka juga bisa belajar langsung dengan modifikator kelas dunia.
"Ketiga modifikator terbaik bisa mengasah keterampilan mereka, dengan menimba pengalaman dari para modifikator papan atas negara-negara Asia. Pada ajang modifikasi Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show," ujar Senior Manager Brand Activation Department PT AHM, Joudhy Goutama, di Banjarmasin Kalimantan Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa kita kirim ke Mooneyes? Biar modifikator belajar lebih pintar, dan mudah-mudahan saja beberapa tahun lagi kita buat kontes internasional. Karena penjualan motor di ASEAN penjualan motor kita paling banyak, kita kalah hanya dari China," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator event HMC 2015, Aan. "Kenapa Mooneye? Sebetulnya Mooneye tidak mengenal kasta cc (kapasitas mesin), perlakuan engine dari super cup 50 cc hingga 2000 cc itu sama disana," kata Aan.
"Di sana banyak sekali karya Honda yang diperkenalkan, cuma untuk mengikuti Mooneye tidak semerta-merta bisa mengikutinya. Tidak hanya bisa menyaksikan Mooneye pemenang juga kita ajak visit ke workshop Honda Collection hall, melihat sejarah development atau pengembangan desain. Dan unsur modifikasi ada di dalamnya," tambah Aan.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!