Pengunjung dari Thailand, Singapura, Malaysia, New Zealand, Australia, dan Amerika mendatangi festival yang berlangsung di Jogja Expo Center, Yogyakarta itu.
"Pengunjung dari Malaysia saja yang tercatat 320 orang," tutur Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest, saat gala dinner, di Hotel Sheraton Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena buat apa peserta banyak tetapi, karya yang dihasilkan minim inovasi," ujarnya.
Dia beralasan, perhelatan Kustomfest merupakan salah satu barometer dari kreativitas modifikasi kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil.
Bahkan perhelatan ini bisa menjadi pemicu pertumbuhan industri modifikasi baik di Tanah Air bahkan di luar negeri. Ini diakui salah seorang pengunjung asal Johor Malaysia, Ghazali.
Β "Festival merupakan ajang adu kreatifitas modifikasi. Industri modifikasi mempunyai pertumbuhan yang bagus. Sebab, permintaan pasar terus berkembang," ucapnya saat ditemui di arena pameran.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes