Sabtu, 07 Des 2019 18:01 WIB

Mobil Modifikasi di Malaysia Beda Budaya dengan Indonesia

Ridwan Arifin - detikOto
Aneka mobil modifikasi di International Automodified Malaysia Foto: Ridwan Arifin


Hal senada juga dituturkan juri tamu Rudi dari Kupu-kupu Malam Yogyakarta ikut ambil bagian menilai mobil dar8 para peserta modifikasi.

"Ada perbedaan yang signifikan, di sini saya lihat lebih cenderung Street Racing tapi dipakai harian. Ketika saya muter-muter melihat ada lecet-lecet di bagian bawahnya, cuma mungkin sama Indonesia perbedaan kulturnya. Karena kalau di sini eventnya sedikit, sedangkan di Indonesia sangat banyak sekali," kata Rudy kepada detikcom di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu (7/12/2019).

"Di Indonesia mobil kontes ya khusus kontes, jadi saat turun ke kompetisi clean, kinclong. Nah kalau di sini sempat saya perhatikan masih ada yang ngelapin, masih berdebu, lecet. Nah mungkin di sini mereka memodifikasi mobil untuk harian tapi tetap mengedepankan fungsional dan kenyamanan," sambungnya.

Kontes IAM di MalaysiaKontes IAM di Malaysia Foto: Ridwan Arifin


Tak hanya itu, dalam pengamatan detikcom modifikasi di Malaysia kebanyakan menurunkan mobil-mobil genre kelas sedan hingga sport car. Mobil untuk kelas Low MPV sendiri terlihat tidak begitu digemari.

"Di sini memang terlihat perbedaan kultur budayanya. Mereka lebih mengedepankan unsur fungsionalitas," kata Rudy.
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com