Senin, 26 Agu 2019 10:11 WIB

Tren Modifikasi di Singapura, Suka yang Tinggal Pasang

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Luthfi Anshori/detikOto Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Tampines - Tiap negara punya budaya dan adat istiadat berbeda-beda. Tak terkecuali dalam dunia modifikasi mobil. Contohnya di Singapura, tren modifikasi di negeri tetangga ini punya corak berbeda dengan Indonesia.

Dikatakan Ketua Pelaksana International Automodified (IAM) Singapura 2019, Reza Aliwarga, modifikator mobil di Singapura lebih suka dengan komponen yang tinggal pasang atau plug n play.



"Tren modifikasi di Singapura, kebanyakan terima beres, plug n play. Beda dengan di Indonesia. Kalau di kita kan banyak yang kustom," kata Reza, kepada detikcom, di Hall 6 Singapore Expo, Tampines, Minggu (25/8/2019).

Tren Modifikasi di Singapura, Suka yang Tinggal PasangFoto: Luthfi Anshori/detikOto


Tentunya ada faktor utama mengapa para modifikator di Singapura lebih menyukai komponen plug n play. Seperti diketahui, Singapura menjadi salah satu negara yang memberi kemudahan impor bagi produsen-produsen aftermarket.

"Jadi untuk beli barang seperti bodykit, pelek, dan lain-lain lebih gampang. Impor dari Jepang, Amerika, Eropa. Bisa dibilang Singapura surganya lah," terang Reza.



Sebenarnya mereka bisa juga memesan komponen body kit kustom. "Tapi daripada keluar biaya lebih mahal dan hasilnya belum tentu presisi, mereka lebih baik beli yang plug n play sekalian," katanya lagi.

Tren Modifikasi di Singapura, Suka yang Tinggal PasangFoto: Luthfi Anshori/detikOto


Bicara selera modifikasi, tren di negeri jiran ini masih mirip-mirip seperti di Indonesia. Mulai dari racing, wide body, dan stance. Selain itu, di Singapura juga banyak yang lebih suka memodifikasi bagian mesin untuk mendongkrak performanya.

"Terus kalau lihat modifikasi di sini itu catnya bersih-bersih, banyak mobil baru. Karena populasi mobil tua memang langka di sini, sebab makin tua makin mahal pajaknya," terang Reza.

Simak Video "108 Mobil Adu Kece di IAM Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com