Senin, 25 Mar 2019 10:41 WIB

Indonesia Automodified

Mobil Jawara Kontes Modifikasi IAM Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikOto
Foto: Hilda Meilisa Rinanda Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Kemeriahan pameran modifikasi mobil terbesar di Surabaya, Indonesia Automodified (IAM) 2019 telah usai. Mobil-mobil terbaik pun telah lahir sebagai juara. Setelah melakukan analisa final, dewan juri pun memutuskan dua mobil yang mendapat kategori King. Di kategori ini masih dibagi menjadi dua sub kategori.

Pertama The King of Indonesia Automodified Players yang jatuh pada Nissan Cefiro Refenge berwarna hitam yang gagah. Sementara untuk pemenang The King of Indonesia Automodified Tuners jatuh pada Honda Accord Autoconcept dengan warna silver yang elegan.

Mobil Jawara Kontes Modifikasi IAM SurabayaFoto: Hilda Meilisa Rinanda




Panitia penyelenggara Husna Sugiyama mengatakan ada beberapa hal yang menjadi penilaian. Misalnya saja didasarkan pada kualitas dan kelengkapan modifikasi di delapan sektor yang meliputi Overall Build, Exterior, Paint, Engine, Undercarriage, Interior, Car Audio&Video, serta Presentation.

Tak hanya itu, guna mengikuti format yang baru diperkenalkan tahun lalu, di tahun ini sebagian besar awards utama, termasuk gelar King of Automodified, akan dibagi dalam kelas Players dan Tuners.

"Kebetulan sudah dua tahun kita berjalan ada regulasi namanya itu Players dan Tuners. Untuk pemenangnya terbaik dibagi dua. Ada players ada tuners. Players itu bisa dibilang modifikasinya kelihatan ekstrem lah, kalau tuners nggak terlalu ekstrem lebih ke proper," ucap Husna.



Kelas Players yakni untuk mobil-mobil yang dimodifikasi lebih ekstensif dan mayoritas diperuntukkan untuk dipertandingkan dalam kompetisi mobil modifikasi daripada digunakan harian.

Di kelas ini, tidak terdapat batasan terhadap sektor mana yang boleh dimodifikasi kecuali pada batasan yang terdapat dalam peraturan umum IAM. Misalnya tidak diperbolehkan melakukan perubahan pada jumlah maupun jarak sumbu roda.

Bersanding dengan kelas Players, kelas Tuners dimaksudkan bagi mobil-mobil dengan modifikasi non-ekstrim dan masih terbilang fungsional untuk digunakan sehari-hari.

Pada kelas ini, terdapat beberapa batasan teknis yang tidak boleh dilewati, contohnya tidak diperbolehkan melakukan body conversion atau mengubah bentuk asli mobil, menghilangkan pilar-pilar struktur pada mobil, modifikasi pada bukaan engsel pintu dan bagasi, serta penggunaan sistem motorized.

Namun, Husna mengatakan untuk modifikasi tuners memang memiliki banyak peminat. Sementara untuk modifikasi players tak sampai 10 mobil.

"Mungkin sekitar lima sampai 10. Kalau yang modifikasi tuners itu malah lebih banyak. Kalau kita tuners lebih membatasi, kalau yang players nggak dibatasi," pungkasnya.

Video Kontes Modifikasi IAM Surabaya 2019

[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed