Selasa, 09 Okt 2018 11:33 WIB

Modifikasi

Toyota Calya Berasa Mobil Rp 300 Jutaan

Ridwan Arifin - detikOto
Toyota Calya modifikasi Foto: Ridwan Arifin Toyota Calya modifikasi Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Memodifikasi mobil LCGC memang tidak disarankan berlebihan supaya tidak kelihatan boyo atau terkesan maksa dengan kapasitasnya. Apalagi untuk pengguna harian sebaiknya memperhatikan aspek keselamatan.

Seperti mobil Toyota Calya milik Ketua Umum Komunitas Toyota Calya Indonesia (KTCI) Sapto Prayitno, mobil yang dijuluki Qiu Qiu oleh member KTCI ini tidak terlalu banyak melakukan ubahan, yakni hanya pada tampilan eksterior dan penambahan interior.



"Kalau untuk Calya saya ya, modifikasi tidak berlebihan, tidak mengubah mesin, hanya upgrade beberapa aksesori tambahan, dan menaikkan pelek jadi ukuran 17 inci," ucap Sapto Prayitno saat ditemui detikOto.

Monitor di kabinMonitor di kabin Foto: Ridwan Arifin/detikOto


Soal pelek, Sapto menggunakan milik Toyota Altis ukuran ring 17. "Kalau pelek dan ban nggak habis banyak, kurang lebih Rp 10 juta," ungkap Sapto.

Bicara soal eksterior, Toyota Calya berkelir merah ini hanya diberi tambahan berupa body kit grill depan dan bumper belakang, serta spoiler yang tak terlalu mencolok di bagian belakang.



Selain itu Qiu Qiu miliknya ini juga menambah aksesori tambahan pada bagian interiornya, seperti monitor TV milik Kijang Innova, spion berkamera, odometer custom, double DIN merk Pioneer, dan kulit jok menggunakan aksesori keluaran dari member KTCI Bekasi. Wah jadi mirip mobil seharga Rp 300 jutaan ya?

Toyota Calya Berasa Mobil Rp 300 JutaanFoto: Ridwan Arifin


Sapto mengatakan modifikasi mobilnya banyak diadopsi menggunakan bengkel member dari anggota KTCI. "Dan ini tidak merubah bentuk, hanya tinggal plug dan play saja, body kit dari bengkel rekanan kita Abadi di Bekasi, dan per juga dari bengkel sumber jaya punya member di Cikarang," ungkapnya.

Bicara soal total biaya nya menghabiskan Rp 35 juta, dengan waktu pengerjaan tidak diketahui. Pasalnya Sapto sendiri memulai untuk mempercantik mobilnya secara bertahap.

Mobil yang sudah dimodifikasi itu pun masih oke dibawa jalan. Mobil digunakan sebagai mobilitas sehari-hari, bahkan setiap satu tahun dua kali, selalu digunakan untuk pulang kampung ke Solo.

Mobil dilihat dari sampingMobil dilihat dari samping Foto: Ridwan Arifin


Dalam pantauan detikOto, dari sisi eksterior tidak beberapa banyak diubah, yakni penambahan body kit pada grille depan, spoiler di pintu belakang, dan list perak pada setiap sisi lampu mobil.

Sementara untuk warna merah pada mobil tetap dipertahankan hanya ditambah striping custom berwarna hitam pada sisi mobil.



(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed