Jumat, 25 Mei 2018 18:23 WIB

Penjualan BR-V Turun Drastis, Ini Jawaban Honda

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Honda BR-V Foto: Dina Rayanti Honda BR-V Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Penjualan mobil Honda BR-V mengalami penurunan drastis jika dilihat dari data penjualan wholesalaes (distribusi dari pabrik ke diler) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Selama empat bulan pertama tahun 2018, Honda baru melepas 1.254 unit BR-V, turun drastis dari periode yang sama tahun lalu dengan angka 8.547 unit.



Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, mengatakan penjualan mobil di segmen LSUV Honda yang diisi BR-V dan HR-V 1.5 turun 22 persen pada periode Januari-April 2018 dibanding periode yang sama tahun lalu. Padahal, segmen LSUV secara total jika digabung semua merek naik 30 persen.

"Tapi secara retail (penjualan dari diler langsung ke konsumen), LSUV kita (BR-V ditambah HR-V) stabil di angka 3.500-an," ujar Jonfis di Jakarta.

Penjualan retail BR-V ditambah HR-V pada Januari 2018 tercatat sebanyak 3.646 unit, Februari 3.681 unit, Maret 3.953 unit, dan April 3.534 unit. Untuk BR-V sendiri, penjualan retailnya tercatat 1.440 unit pada Januari, 1.518 unit Februari, 1.720 unit pada Maret dan 903 unit pada April.



"Secara total (penjualan retail) LSUV market kita tidak ada pergerakan yang cukup jauh ya," ucap Jonfis.

Menurut Jonfis, angka wholesales atau suplai BR-V ke diler menurun karena pihaknya harus memproduksi Brio lebih banyak. Sebab, city car andalan Honda itu mengalami permintaan konsumen yang banyak.



"Sehinggaa kita nggak bisa banyakin suplai BR-V sementara customer Brio disuruh nunggu. Buat kita nggak masalah. Yang penting dia beli Honda," katanya. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed