Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Minggu 26 Februari 2017, 16:12 WIB

Mobil Pelek 3 Lubang Mau Ganti Jadi Pelek 4 Lubang, Bagaimana Caranya?

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Mobil Pelek 3 Lubang Mau Ganti Jadi Pelek 4 Lubang, Bagaimana Caranya? Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Salah satu cara modifikasi yang tergolong ringan adalah mengganti pelek. Tapi kadang kita menemui pelek yang bagus tapi tidak memiliki jumlah lubang yang sama dengan mobil kita.

Pada umumnya, sebuah mobil dilengkapi dengan pelek yang mempunyai Pitch Circle Diameter (PCD) empat lubang baut. Namun ada juga yang punya tiga lubang. Lalu bagaimana jika konsumen yang memiliki mobil dengan pelek tiga lubang baut ingin mengganti peleknya?

Marketing Manager, PT Sinar Agung Mulia, selaku importir resmi JF Luxury Wheels, mengatakan, konsumen yang mempunyai pelek tiga lubang baut bisa menggantinya dengan cara tertentu.

"Gini, pernah tahu mobil Smart? Itu juga tiga baut. Biasanya peleknya yang diubah, misalnya gini, beli pelek yang lubang empat baut, terus dibubut ulang, ditambah daging lagi baru dilubangin lagi. Custom pelek jadinya," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

Lalu jika demikian timbul pertanyaan apakah aman? Aldhy mengatakan pergantian pelek seperti itu aman, asal dengan pemasangan dan pengerjaan yang benar.

"Dia mesti presisi antara jaraknya, kalau presisi enggak ada masalah. Harus benar-benar ke orang yang ngerti." ucapnya.

Selain dengan cara tersebut, lanjut Aldhy mengatakan ada cara lainnya. Yaitu dengan menyematkan adaptor.

"Bikin adaptor dari tiga, jadi empat. Jadi gini, PCD itu kan tiga lubang baut, dia kasih adapter tambahan jadi nanti bisa jadi empat baut, jadi bisa pakai pelek yang empat lubang, konsekuensinya pelek akan nongol keluar, nah dia dia harus cari offset yang pas agar rata sama fender," tuturnya.

Cara ini juga dikatakan Aldhy merupakan cara yang aman. Karen jika ada masalah itu pada peleknya.

"Bukan di kaki-kakinya. Ada juga yang mur di dalam lahernya diubah, tambahin bahan jadi empat, saya enggak rekomen, kalau patah akan membahayakan," pungkasnya.




(khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +