Berawal dari tantangan Reza Aliwarga, selaku pemilik ajang pameran modifikasi HOT IMPORT NIGHTS (HIN) memberikan tantangan untuk memodifikasi Sirionnya untuk digunakan dalam tiga konsep balap. Yaitu, road race, sprint rally aspal, dan sprint rally tanah.
"Konsepnya sih sebenarnya dari 3 regulasi itu dimasukin ke satu mobil, jadi untuk road race, rally aspal, sama tanah. Kalau tanah tuh sprint aja kali ya," ujar salah satu pemilik DSS Garage, Dana Karya, kepada detikOto, di Ciputat, Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ikutin aja peraturannya. Emang enggak ada yang melanggar kok. Tinggal pindah kelasnya saja, kita kan enggak ngotot di kelas yang khusus dengan spesifikasi kita. Kan ada kelasnya apa, yaudah bikin gini, oh ternyata bisa," tutur Dana.
Untuk mengikuti peraturan yang ada, Dana memberikan contoh pembuatan Roll Bar, dari tingkat yang paling tinggi.
"Misal ukuran roll bar. Kita kan maunya pakai yang kecil, karena kan mesinnya kecil, bobotnya kan lebih ringan. Kalau yang kelasnya paling tinggi di situ (3 konsep) ternyata butuhnya 44,5 ya kita bikin 44,5. Jadi bisa dipakai buat tiga-tiganya (road race, sprint rally aspal dan sprint rally tanah)," kata Dana.
Dalam proses modifikasi ini, untuk bagian luar mobil masih dipertahankan keasliannya. Namun, Dana memasang 6 Point Roll-Cage.
"Kalau fisik penampilan iya dipertahanin. Dashboard dipertahanin, cuma mungkin instrumentnya ga akan ketemu. Ban sama velg ya biasa mobil rata-rata, bebas lah ya ngikutin rasio dari gearnya. Sama kita pasangin 6 Point Roll-Cage dilas ke casis sama pillarnya," tutur Dana.
Untuk bagian interior cukup banyak yang dirombak, mengingat mobil tersebut akan diubah menjadi mobil yang bisa digunakan di 3 kelas balap. Namun ada juga yang dipertahankan keasliannya.
"Interior kita cuma butuh RPM, temprature, tekanan oli, sama yang basic-basic lah, jok racing kan harus bucket seat, terus seatbelt harus berapa nih, kalau harus 5 titik ya lima titik, kalau lebarnya yang di kelas paling tinggi 3 inci ya kita pakai yang 3 inci yang paling maksimal," tuturnya.
"Yang dipertahanin aslinya Dashboard ya, kecuali AC (Air Conditioner), pintu, door trim serta kaca aslinya, door trim Panel untuk ya nampak aslinya, terus head ceiling trim Panel untuk tampak aslinya juga," tutur Dana.
Proyek modifikasi ini telah dimulai sejak pertengahan Agustus 2016. Dari sisi biaya, Dana tidak dapat menjelaskannya.
Selain ketiga konsep tersebut, Dana juga ingin nantinya mobil ini dapat dijadikan mobil harian.
"Karena kalau sekarang-sekarang itu kan, kalau mobil balap itu kan full balap. Nah kan di jalan juga banyak yah mobil balap, cuma dipakai buat di jalan juga. Cuma kan rata-rata jarang yang punya roll bar, jadi kan kelihatan dari situ bahwa dia tidak pernah ikut kompetisi. Kalau ini kita mau pasangin roll bar biar bisa ikut kompetisi juga," tambah Dana.
Berikut beberapa spesifikasinya.
Penggerak Depan: As roda dicabut, MacPherson Strut dipertahankan dengan mengganti ISC COILOVER Shocks.
Suspensi & Penggerak Belakang:
Shocks ISC COILOVER dari dengan pemasangan sistem 4-Link
ISC COILOVER Shocks (Depan/Belakang)
Mesin : HOLESHOT RACING Engine 1300cc 4-Cylinder, 16-Valve, DOHC200HP 10.000RPM
Transmisi: Dog BoxDOG BOX SEQUENTIAL 6-Speed.
Engine Control Unit (ECU) : MEGASQUIRT (Do it your self ECU)
Power Steering & Rack & Pinion: ELECTRONIC POWER STEERING aslinya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk