Maaf, Ini Bukan Mobil Taksi

Modifikasi

Maaf, Ini Bukan Mobil Taksi

- detikOto
Selasa, 28 Okt 2014 11:03 WIB
Maaf, Ini Bukan Mobil Taksi
Jakarta - Namanya hobi modif mobil, jika ada aksesoris baru pasti gatal ingin memasangnya di mobil. Hal itu yang dirasakan Rizky Basworo yang memodifikasi Toyota Soluna tahun 2002. Dia ingin mobil yang image-nya lekat dengan mobil taksi itu tampil beda.

Ini bukan kali pertama Rizkybas, panggilan akrabnya memodifikasi mobil. Beberapa waktu lalu Toyota Soluna yang pernah dimodikasi dengan konsep untuk digunakan di lintasan balap lurus (Drag Race).

Mobil itu mengalami sedikit perubahan, meski tidak menghilangkan sisi originalnya namun wajib tetap nyaman saat digunakan untuk harian dan tetap asyik disaat diajak berlari serta bermanuver.



1. Ciri khas sendiri

dok pribadi
Karena-nya pria yang punya hobi ikut balap lurus (Drag Races) dan penggila pelek buatan Jepang ini sedikit merombak penampilan Toyota Soluna GLi produksi tahun 2002 miliknya supaya lebih terlihat sedikit berbeda dan mempunyai ciri khas sendiri.

2. Pemilihan Pelek

dok pribadi
Sejak 3 bulan yang lalu mulai lah Rizkybas hunting beberapa parts yang sangat langka, dipilihlah pelek yang berbobot ringan dari Enkei WRC Tarmac hasil kolaborasi dengan Ralliart yang merupakan pelek bawaan/OEM dari Mitsubishi Evolution 6.5 Tommi Makkinen Limited Edition, untuk dapat diaplikasikan ke Toyota Soluna-nya, Rizkybas rela mengubah/konversi baut roda bawaan Toyota Soluna dari PCD (pitch circle diameter) ukuran 4x100 menjadi 5x114,3 milik Mitsubishi Evo 6.5 tersebut.

3. Part langka

Di bagian kaki-kaki disandingkan dengan Suspension Kit atau sering disebut Coilover dari TRD (Toyota Racing Development) milik Toyota Tercel, suatu part yang sangat langka dan diklaim satu-satunya Toyota Soluna yang mengaplikasikan part dari TRD yang diorder khusus dari Jepang melalui sahabatnya.

Lewat Coilover TRD, urusan merendahkan/menaikkan ketinggian kendaraan menjadi jauh lebih mudah dan dapat dilakukan sendiri/DIY (do it yourself) dan dapat juga disetel sendiri tingkat kekerasannya.

Agar meminimalisir gejala limbung pada saat diajak bermanuver ditambahkan perangkat Strutbar depan milik OEM Toyota Starlet Glanza dan Strutbar belakang bermerk Tanabe Sustec milik Toyota Starlet Glanza, namun apa yang dilakukan Rizkybas ternyata masih enggan membuat Soluna birunya menjadi terlalu pendek dan membuat ban tenggelam ke dalam bibir fender, dikarenakan jika terlalu pendek akan membuat kenyamanan banyak berkurang dan berakibat umur kaki-kaki jadi lebih cepat aus, rata dari bibir fender saja cukup.

"Yang terpenting masih enak untuk dipandang dan masih nyaman untuk dipakai jalan-jalan," ujar Rizkybas.


4. Pilihan Mesin dan transmisi

Agar asyik dibawa berlari, mesin 5A-FE Stock Engine dimodifikasi dengan penambahan aksesoris seperti Header 4-1 custom, Muffler Daytona, Coil External Blue Fire, Busi NGK Iridium, Fuel Pressure Regulator SARD, Open Air Filter Simota, Plenum Intake & Throttle Body Corolla, Piggyback Dastek Unichip type A, Modul Open Limiter, Aerospeed light weight crankshaft pulley, Samco Silicone Hose Radiator.

Untuk transmisinya menggunakan Gearbox Toyota Vios dengan Clutch & Dekrup Toyota Corolla Altis.



Halaman 2 dari 5
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads