Ya itulah yang terbesit di otak Doni Putra salah satu anak muda kelahiran Solo, 3 September 1990 ini. Dengan bangganya ia menunjukan salah satu hasil karyanya lewat Honda Accord kelahiran 1995 silam.
Doni memang ingin tampil beda, langkah itu untuk menyemarakan kontes modifikasi bertema Color Of Indonesia di ajang Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 pada 16-18 Juli di Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batik Projo terlihat sangat dominan di sekucur tubuh mobil asal Jepang itu mulai dari depan, tengah, belakang hingga ke kabin penumpang. Uniknya coraknya disengajakan sama biar kontras.
Bagaimana cara pasangnya? Tidak dengan cutting stiker dan airbrus. Doni yang kini berdomisili di Purwosari itu hanya menggunakan lem fox. Doni mengaku tidak ada kesulitan menempelkan barik ke bodi.
"Yang sulit itu hanya membuat pola. Harus benar-benar teliti. Dan itu saya kerjakan bersama team," pungkas mahasiswa UNS itu.
Di samping itu karena mobil tersebut untuk daily use, Doni tak banyak mengubah lekukan tubuh Accord bahkan ke kaki-kaki. Untuk suspensi hanya menggunakan suspensi after market yang banyak beredar di toko sparepart.
Untuk peleknya bujang penghobi olahraga biliar ini menyematkan pelek autospeed ring 18 yang dibalut dengan ban accelera depan dan belakang. Sedangkan untuk urusan audio, Doni mempercayai seperangkat audi seperti subwofer menggunakan diamond, unit poineer yang terintegrasi dengan power acoutic.
Secara keceluruhan, dana yang dikucurkan Doni sebesar Rp 6,5 juta dengan lama pengerjaan 3 minggu.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif