Mitsubishi Xforce Hybrid jadi bintang baru di pasar global. Mobil buatan Cikarang ini bakal diekspor ke puluhan negara.
Mitsubishi Xforce Hybrid buatan Cikarang bakal melangkah lebih jauh ke pasar global. Nggak tanggung-tanggung, Mitsubishi rencananya bakal mengekspor Xforce Hybrid yang diproduksi di Indonesia itu. Ya, Xforce Hybrid memang tak hanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Mobil hybrid pertama dari Mitsubishi di Indonesia itu juga bakal dikirim ke puluhan negara mulai September 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pujian Menperin Buat Xforce Hybrid
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita langsung memberi pujian kepada Mitsubishi lantaran memenuhi janjinya untuk memproduksi Xforce Hybrid tepat waktu, bahkan bakal mengekspor SUV ramah lingkungan itu ke berbagai negara.
Menperin Agus Gumiwang jajal Mitsubishi Xforce Hybrid Foto: (Dina Rayanti/detikOto) |
"Ini janji yang ditepati oleh Mitsubishi tahun lalu ketika saya minta mereka untuk memproduksi ini (Xforcce Hybrid), sesuai jadwal. Very good! Dan akan ekspor ya," terang Agus saat menyambangi booth Mitsubishi di GIIAS 2026.
"(Tujuan) negara-negara ASEAN, total ada 65 negara," sahut Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Atsushi Kurita ketika ditanya Agus soal negara tujuan Xforce Hybrid.
Xforce Hybrid menambah panjang daftar mobil Mitsubishi buatan Indonesia yang diekspor ke mancanegara. Mengutip data ekspor yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Mitsubishi sudah mengekspor tiga model mobil dari Indonesia yaitu Xpander, Xforce, dan Destinator. Ini sekaligus membuktikan bahwa mobil 'buatan' Indonesia dengan komponen lokal di dalamnya bisa memenuhi standar global.
Torehan Mitsubishi di pasar ekspor juga luar biasa. Bahkan Mitsubishi memasang target bisa mengirimkan 135.000 mobil yang diproduksi di Indonesia ke banyak negara berkat adanya Xforce Hybrid. Sebagai catatan, pada tahun 2025 Mitsubishi mencatatkan angka ekspor yang cukup impresif yakni 105.079 unit. Kemudian pada periode Januari-Juli 2026, sudah ada 74.525 unit mobil Mitsubishi diekspor ke luar negeri. Angkanya naik 28,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Ekspor Mitsubishi Xforce Foto: Dok. Mitsubishi Motors |
"Saat ini ada tiga produk yang kami ekspor dan targetnya tahun ini 135.000 unit untuk seluruh model," lanjut Kurita.
"Terima kasih banyak, itulah angka yang ingin saya dengar," kata Agus menanggapi keterangan Kurita.
Agus juga terkesan dengan konsumsi bahan bakar Xforce Hybrid yang irit. Untuk diketahui, duta merek Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar sempat menggeber Xforce Hybrid dari Jakarta menuju Bali. Dalam perjalanan itu, Rifat mencatatkan konsumsi bahan bakar 1:28. Dia melahap 1.172 km hanya dengan tangki berisikan 42 liter BBM.
"42 liter, 1.000 km?" tanya Agus kepada Rifat saat duduk di kabin Xforce Hybrid.
"1.172 km, 42 liter," jawab Rifat.
"Impresif," sahut Agus.
Kehadiran Xforce Hybrid juga berhasil memikat masyarakat Indonesia. Sejak perdana meluncur pada 16 Juli 2026, hingga penutupan GIIAS 9 Agustus 2026, SUV ini sudah terjual lebih dari 1.000 unit. Ini merupakan sinyal positif bagi Mitsubishi yang terus melangkah menghadirkan teknologi elektrifikasi lewat model hybrid di Indonesia. Mitsubishi memang cukup percaya diri dengan Xforce Hybrid. Meski hadir di pasar SUV yang terbilang 'gemuk', Mitsubishi yakin Xforce Hybrid punya nilai tambah yang tak dimiliki rival-rival di kelasnya. Terutama urusan harga jual kembali, berkaca pada model Mitsubishi yang sudah lebih dulu eksis seperti Xpander hingga Pajero Sport.
"Kita punya juga trust dari konsumen lebih dari 55 tahun, dengan kendaraan yang selama ini sudah menjadi tulang punggung dan punya high resale value seperti Xpander dan Pajero Sport. Maka dengan kualitas yang sama untuk mobil Xforce Hybrid ini, kita juga sangat yakin bahwa acceptance masyarakat atas produk ini juga akan tinggi," jelas Director of Product Service and Branding Strategy Division PT. MMKSI Kazuto Azuma.
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid
Berbeda dari kebanyakan mobil hybrid yang berfokus pada penghematan bahan bakar, Mitsubishi mengembangkan sistem hybrid New Xforce melalui konsep "Electric Drive, Beyond Hybrid Confidence". Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap, responsif, halus, sekaligus tetap efisien dalam penggunaan sehari-hari.
New Xforce HEV menggunakan mesin bensin 1.6 liter DOHC MIVEC yang dipadukan dengan motor listrik. Motor listriknya menghasilkan tenaga 116 PS dengan torsi 255 Nm, sedangkan mesin bensinnya menyumbang tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Pada banyak kondisi, terutama saat mobil mulai berjalan, melaju pelan di kemacetan, atau digunakan di jalan perkotaan, motor listrik jadi sumber tenaga utama. Hasilnya, akselerasi terasa instan, penyaluran tenaga lebih linear, dan kabin menjadi jauh lebih senyap.
Mitsubishi Xforce Hybrid Foto: Andhika Prasetia/detikFoto |
Saat dibutuhkan tenaga lebih besar, misalnya ketika menyalip, melintasi tanjakan, atau melaju di kecepatan tinggi, mesin bensin akan bekerja bersama motor listrik untuk menghasilkan performa yang lebih optimal. Pengemudi tidak perlu mengatur kapan motor listrik atau mesin bensin bekerja. Sistem hybrid New Xforce secara otomatis menganalisis kondisi jalan, kecepatan kendaraan, beban kendaraan, hingga kapasitas baterai.
Teknologi HEV generasi kedua Mitsubishi juga menghadirkan fitur Long EV Drive, yakni kemampuan menggunakan tenaga listrik lebih lama dibanding generasi sebelumnya.













































