Pabrik Ford di Almussafes, Valencia, Spanyol, bakal memproduksi mobil listrik asal China. Ford mencapai kesepakatan dengan Geely untuk memanfaatkan jalur produksi yang selama ini menganggur.
Disitat dari Carscoops, Sabtu (25/7), kerja sama tersebut menjadi langkah strategis Geely untuk memproduksi mobil langsung di Eropa. Dengan dirakit di Spanyol, mobil mereka bisa terhindar dari tarif tambahan yang diterapkan Uni Eropa terhadap mobil listrik buatan China.
Pabrik Ford Almussafes memiliki kapasitas produksi hingga 450 ribu unit per tahun. Namun dalam beberapa tahun terakhir, utilisasinya hanya di bawah 25 persen. Saat ini pabrik tersebut hanya memproduksi Ford Kuga.
Meski belum diumumkan secara resmi, media setempat menyebut model yang akan diproduksi adalah Geely EX2. Mobil listrik hatchback tersebut menjadi mobil terlaris di China pada tahun lalu.
Kesepakatan ini juga mendapat dukungan dari Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. Berbeda dengan Jerman atau Italia yang memiliki industri otomotif domestik besar, Spanyol justru aktif menarik investasi dari pabrikan China.
Selain Geely, Chery juga telah memanfaatkan bekas pabrik Nissan di Barcelona melalui kerja sama dengan Ebro. Sementara itu BAIC menggandeng Santana untuk memproduksi mobil off-road di Andalusia. Stellantis juga membangun pabrik baterai di Zaragoza bersama CATL.
Detail lebih lanjut mengenai kerja sama Ford dan Geely diperkirakan akan diumumkan langsung Perdana Menteri Spanyol dalam waktu dekat saat berkunjung ke pabrik Ford di Almussafes.
Sebelumnya, sempat muncul laporan bahwa Ford juga berpeluang memproduksi mobil listriknya sendiri dengan memanfaatkan platform yang sama dengan Geely EX2. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait rencana tersebut.
Simak Video "Video Ford Everest Pake Mesin V6, Cumi Darat Berstrobo Minggir Dulu!"
(sfn/dry)