Dulu Mancung, Kenapa Truk Sekarang Kebanyakan Pesek?

ADVERTISEMENT

Dulu Mancung, Kenapa Truk Sekarang Kebanyakan Pesek?

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 25 Jan 2023 13:09 WIB
Truk moncong.
Kenapa truk sekarang pesek dan tak mancung seperti dulu? Foto: Istimewa
Jakarta -

Sebagian kita mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa truk sekarang kebanyakan memiliki fasia rata dan pesek? Padahal, satu hingga dua dekade lalu, truk-truk yang beredar di jalan raya rata-rata memiliki moncong di bagian depan.

Product Division Head PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), Seno Wirdiyawantoro mengatakan, saat ini masih ada truk yang menggunakan moncong di bagian wajah. Namun, jika dibandingkan truk pesek, jumlahnya memang tak banyak.

"Sebenarnya sampai sekarang yang bermoncong ada, tapi jumlahnya memang tak banyak," ujar Seno saat ditemui detikOto di bilangan Jakarta Pusat, belum lama ini.

Truk moncong.Truk moncong. Foto: Istimewa

Menurut Seno, truk zaman dulu memiliki moncong di depan lantaran ruang mesinnya berada di sana. Sementara saat ini muatan mesin sudah dipindah ke bawah jok, sehingga kendaraan menjadi lebih ringkas dan lega.

"Itu (moncong depan) makan panjang bodi. Jadi, panjang bodi yang harusnya bisa jadi (kargo) harus kepotong karena ada moncong. Jadi konsumen lebih memilih moncongnya dihabisin, mesinnya dipindah ke bawah kursi, tapi muatan di belakang ditambah," ungkapnya.

Lebih jauh, Seno menjelaskan, truk memang didesain untuk mengangkut barang-barang berat. Sehingga, kargo atau ruang angkutnya harus dibuat selega mungkin. Selain itu, menurut dia, secara permintaan pasar, truk pesek juga lebih tinggi dari truk mancung.

"Sebenarnya gini, sekarang truk itu fungsinya untuk apa? Untuk kegiatan niaga. Sekarang kembali lagi bagaimana permintaan pasar. Jadi di Indonesia, kalau pendapat Hino, truk dengan moncong kemungkinan besar tidak laku," terangnya.

Truk Hino500 Ultimate Safety.Truk Hino500 Ultimate Safety. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detik.com

Meski demikian, sebagai orang teknis Seno berpendapat, truk moncong sebenarnya lebih baik dari truk pesek untuk urusan keamanan dan aerodinamika. Namun, sekali lagi, semuanya tergantung bagaimana permintaan pasar.

"Kalau bicara soal sisi lain, seperti aerodinamika, saya sebagai orang teknik mengatakan lebih baik pakai moncong. Selain aerodinamikanya lebih baik, secara keamanan atau safety juga lebih aman. Karena ketika ada insiden (kecelakaan), bisa terhalang moncong," kata Seno.



Simak Video "Penampakan Truk Listrik Hino, Charge Sejam Mampu Jalan 100 Km"
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT