Peluncuran Mobil Apple Ditunda, Teknologi Otonom Disunat

ADVERTISEMENT

Peluncuran Mobil Apple Ditunda, Teknologi Otonom Disunat

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 12 Des 2022 10:49 WIB
Rendering mobil Apple
Rendering mobil Apple. Foto: Cartoq
Jakarta -

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc., dikabarkan telah menunda peluncuran produk mobil pertama mereka. Selain penundaan peluncuran, Apple juga bakal menghapus teknologi otonom dari calon mobil listrik pertamanya itu.

Menurut laporan Bloomberg, Apple akan merilis mobil listriknya pada tahun 2026 nanti, yang artinya akan tertunda selama satu tahun dari target awal peluncuran yakni pada tahun 2025. Apple sendiri telah memulai proyek ini sejak 2014 dan menamakannya sebagai Project Titan. Tujuan awalnya untuk membuat mobil listrik berteknologi otonom.

Dalam perkembangannya, Apple disebutkan kurang antusias dengan proyeknya ini. Pada awalnya, Apple merencanakan membuat mobil listrik otonom. Namun, kabar terbaru mengatakan bahwa Apple akan menggantikan teknologi otonom itu dengan teknologi otonom yang kemampuannya terbatas.

Mobil baru Apple ini diberitakan akan masih memiliki setir dan pedal konvensional, sementara sistem mengemudi dengan teknologi otonom hanya bisa digunakan di jalan raya. Disebutkan juga bahwa Apple akan membuat mobil yang memungkinkan pengemudi melakukan tugas lain saat berada di jalan raya, dan menerima alarm dengan waktu yang cukup untuk kembali ke kontrol manual.

Sama seperti lini produk gadget Mac, iPhone, dan iPad, yang canggih, mobil Apple ini kabarnya juga akan menggunakan CPU buatan Apple, yang dirancang untuk mendukung fungsi AI (Artificial Intelligence). Chip tersebut hampir siap untuk diproduksi dan memiliki kinerja empat CPU Mac tercanggih. CPU ini akan memiliki seperangkat sensor lidar, sensor radar, dan kamera unik yang dapat memberikan informasi mobil tentang lokasinya, jalurnya, dan orientasi posisi mobil dengan kendaraan maupun objek lain.

Dilaporkan juga bahwa Apple sedang menjajaki sistem pusat komando jarak jauh yang bisa membantu pengemudi dan mengoperasikan kendaraan dari jarak jauh saat kondisi krisis. Perusahaan California ini akan memanfaatkan cloud untuk bagian dari pemrosesan AI-nya.

Pelanggan akan dapat melakukan banyak tugas atau menonton film saat mengemudi berkat teknologi AI ini. Saat tiba waktunya beralih ke kontrol manual untuk berkendara di jalanan kota atau saat cuaca buruk, mobil akan memberi tahu pengemudi.



Simak Video "Apple Siapkan Headset Mixed Reality Harga Terjangkau"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT