IKN Nusantara Pakai Mobil Tanpa Sopir dan Mobil Terbang, Regulasinya Bagaimana?

ADVERTISEMENT

IKN Nusantara Pakai Mobil Tanpa Sopir dan Mobil Terbang, Regulasinya Bagaimana?

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 15 Nov 2022 18:13 WIB
Peneliti mengoperasikan penggunaan kendaraan listrik Micro Electric Vehicle-Teleoperated Driving System (MEVi) di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/2/2022). BRIN melalui Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT) melakukan pengembangan dan penelitian kendaraan listrik ramah lingkungan yang bisa digunakan secara otonom atau tanpa pengemudi serta difungsikan melalui teleoperation dengan harapan menjadi salah satu kendaraan yang digunakan di Ibukota Negara (IKN) Nusantara. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU
Kendaraan otonom akan beroperasi di IKN Nusantara (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta -

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menggunakan kendaraan berteknologi canggih. Tidak hanya kendaraan ramah lingkungan, bahkan mobil otonom yang bisa melaju tanpa kendali manusia pun akan wara-wiri di IKN Nusantara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hendro Sugiatno, mengatakan mobil otonom sebelumnya hanya sebatas impian. Namun, sekarang sudah lahir kendaraan yang bisa bergerak secara otomatis tersebut.

"Autonomous itu suatu teknologi yang luar biasa. Itu kan dulu hanya mimpi kita. Kita nonton film-film fiksi. Ternyata sekarang sudah ada. Sekarang lagi penelitian-penelitian mobil-mobil terbang. Hyundai sudah ada prototype-nya mobil terbang. Dulu itu hanya mimpi nyatanya sekarang sudah ada," kata Hendro dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di YouTube Ditjen Perhubungan Darat.

Namun, di Indonesia saat ini belum ada regulasi yang mengatur soal kendaraan otonom. Hendro menyebut, pihaknya akan mendiskusikan terkait regulasi kendaraan otonom.

"Berkaitan dengan aturan-aturan tentang autonomous itu kita sedang mengatur EV (kendaraan listrik) dulu, Tapi pasi suatu saat ada aturan itu. Karena nanti di ibu kota baru juga di IKN ada kebijakan menggunakan autonomous. Itu nanti regulasi pasti akan kita atur. Karena regulasi yang mengatur tentang kendaraan listrik pun juga banyak, autonomous pun sama," katanya.

Hendro bilang, kendaraan yang melaju tanpa pengemudi harus ada aturannya. Dia mengatakan, pemerintah akan mendiskusikan lebih intens lagi terkait dengan kendaraan otonom.

"Mudah-mudahan di ibu kota negara nanti kendaraan itu akan berkembang lebih baik," ujarnya.

Selain mobil otonom, mobil terbang pun bakal mengudara di IKN Nusantara. Hyundai Motor Group telah menandatangani MoU dengan Otoritas IKN untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

"Penerapan Advanced Air Mobility di Nusantara sesuai dengan semangat OIKN sebagai 'laboratorium hidup' di Indonesia yang terbuka bagi berbagai potensi untuk menciptakan budaya kerja, belajar, dan gaya hidup baru. Kami mengapresiasi kerja sama dengan Hyundai Motor Group untuk mendukung pengembangan IKN sebagai kota cerdas dan berkelanjutan," kata Bambang Susantono, Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN).



Simak Video "Pembangunan IKN Terus Dikebut, Begini Progresnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT