Suzuki Ertiga Jadi Hybrid, Baterainya Mahal Nggak Sih?

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 22 Jun 2022 12:13 WIB
All New Ertiga Hybrid resmi diluncurkan di Indonesia. Mobil Low MPV hybrid pabrikan Suzuki ini dijual mulai dari Rp 270 jutaan lho. Penasaran?
Foto: Suzuki Ertiga Hybrid (Pradita Utama/detikcom)
Malang -

Suzuki All New Ertiga Hybrid sudah diperkenalkan mulai GX-MT Rp 270.300.000, GX-AT Rp 281.300.000, SS-MT Rp 281.300.000, dan yang termahal SS-AT Rp 292.300.000. Ertiga menjadi mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) pertama yang menggendong teknologi Mild Hybrid di Indonesia.

Tapi detikers tahu tidak, ternyata harga baterai All New Ertiga Hybrid masih lebih murah dibandingkan dengan motor Honda Beat yang dijual saat ini mulai Rp 17.620.000. Menurut 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Ismi Saputra, harga baterainya cuma Rp 15 jutaan.

"Harga baterai All New Ertiga itu Rp 15 juta kalau tidak salah, tapi harus di cek lagi," ucap Donny di Batu, Malang, Jawa Timur dalam program Test Drive All New Suzuki Ertiga Hybrid.

Dijelaskan, All New Ertiga Hybrid menggunakan dua jenis baterai yaitu Lead Acid dan Lithium-ion. Usut punya usut, untuk harga baterai lithium-ion itu mencapai Rp 15 juta, sementara untuk Lead Acid Rp 3,6 juta."Kita juga akan kasih insentif juga saat konsumen melakukan ganti baterai (saat umurnya sudah habis atau tak bisa dipakai) paling Rp 100 ribuan pada saat mau ganti baterai (Suzuki membeli baterainya kembali). Kenapa? Karena limbah baterainya akan kita kelola, supaya baterainya tidak dibuang sembarangan," ucap Donny.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Suzuki All New Ertiga Hybrid sendiri sudah diproduksi di Indonesia dengan kandungan lokal atau local purchase mencapai lebih dari 80%. Bahkan mesin dan sistem transmisi mobil ini juga sudah dibuat secara lokal di pabrik Suzuki di Cikarang, Jawa Barat.

"Produk All New Ertiga (Hybrid) ini kami produksi di pabrik di Indonesia. Engine dan transmisi ini adalah murni bikinan pabrik kami di Cikarang. Dan walau produk ini baru kami luncurkan, kandungan lokalnya sudah lebih dari 80%. Ke depannya kami harap lebih tinggi lagi, karena saat ini kami sedang bekerja sama dengan para vendor kami, bagaimana kami supaya bisa melokalisasi part-part yang saat ini kami dapatkan dari luar," sambung Donny.

"Nah, beberapa kombinasi faktor inilah yang membuat produk kami punya value lebih. (Dari) ketersediaan part, kecepatan mempersiapkan produk, layanan purna jual, dan rantai distribusi kami juga lebih cepat. Tentunya kami juga ikut membantu secara overall harapan kami di kondisi ekonomi yang ada di Indonesia, lalu saat ini sesuai Perpres No. 15 Tahun 2019, berkaitan dengan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), disebutkan salah satunya adalah teknologi elektrifikasi di Hybrid. Dan kami ikut berperan serta aktif terhadap anjuran tersebut," bilang Donny.



Simak Video "Tak Cuma Ertiga, Suzuki Siap 'Setrum' Model Lainnya"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)