Tidak Hanya di Indonesia, Hyundai Bangun juga Bangun Pabrik di Negara Ini

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Kamis, 12 Mei 2022 17:42 WIB
Fitur V2L Hyundai Ioniq 5
Ilustrasi Hyundai Foto: Hyundai Motors Indonesia
Jakarta -

Produsen otomotif Hyundai nampaknya semakin gencar dalam memproduksi mobil listrik. Terbaru, pihak Hyundai kabarnya akan membangun sebuah pabrik baru di Amerika Serikat, di mana pabrik tersebut akan fokus menggarap kendaraan listrik.

Kabar Hyundai akan membangun pabrik baru di Amerika Serikat disampaikan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Hyundai, Jose Munoz. Ia mengatakan jika Hyundai bakal membangun sebuah pabrik baru yang fokus pada mobil listrik, namun ia enggan membeberkannya secara detail.

"Kami sangat senang mengumumkan rencana pabrik kendaraan listrik baru di Amerika Serikat dalam waktu dekat, akan tetapi kami enggan menyampaikan secara rinci tentang pabrik tersebut untuk saat ini," kata Jose Munoz dikutip Inside EVs.

Diprediksi rencana pembangunan pabrik baru Hyundai tersebut baru dapat terungkap saat kunjungan Presiden Amerika Serikat Joe Biden ke Seoul, Korea Selatan, pada akhir bulan ini.

Kabarnya, Hyundai siap menggelontorkan dana hingga US$ 7,4 miliar atau setara Rp 107 triliun pada tahun 2025 untuk meningkatkan sejumlah fasilitas pada pabrik Hyundai di kawasan AS. Selain itu, investasi besar tersebut juga digunakan untuk membangun pabrik mobil khusus kendaraan listrik di Negeri Paman Sam itu.

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 menyita perhatian pengunjung Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Tak sedikit yang penasaran ingin mengendarainya.Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 menyita perhatian pengunjung Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Tak sedikit yang penasaran ingin mengendarainya. Foto: Agung Pambudhy

Saat ini Hyundai telah memiliki satu pabrik besar yang terletak di Alabama, AS. Produsen otomotif asal Korea Selatan itu sebelumnya juga telah berinvestasi sebesar US$ 300 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) di pabrik Alabama untuk memproduksi mobil ramah lingkungan, yang akan dimulai akhir tahun ini.

Sampai saat ini Hyundai sudah memiliki tujuh pabrik domestik di Korea dan 11 pabrik lainnya di luar negeri, meliputi empat pabrik di China, serta masing-masing satu pabrik di Amerika Serikat, Republik Ceko, Turki, Rusia, India, Brazil, dan terbaru di Indonesia. Kapasitas gabungan dari seluruh pabrik tersebut dapat menghasilkan sebanyak 5,65 juta unit kendaraan.

Sementara itu, Kia yang masih satu grup dengan Hyundai, memiliki delapan pabrik di Korea Selatan dan tujuh pabrik lainnya di luar negeri, dengan rincian tiga pabrik ada di China, lalu masing-masing satu pabrik di Amerika Serikat, Slovakia, Meksiko, dan India. Kapasitas keseluruhan pabrik Kia jika digabung dapat mencapai 3,84 juta unit.



Simak Video "Tak Hanya di Indonesia, Mobil Listrik Ioniq 5 Juga Diburu di Amerika"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)