'Agya Double Cabin': Saat Mobil LCGC Dipakai Angkut Motor, Mau Mudik Nih?

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 28 Apr 2022 03:35 WIB
Mobil LCGC mengangkut motor
Motor diselipin masuk ke bagasi belakang mobil LCGC (Instagram @dagelan)
Jakarta -

Banyak cara yang ditempuh masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Ada yang menggunakan transportasi umum namun tak sedikit memilih mengendarai kendaraan pribadi.

Bagi yang mudik dengan kendaraan pribadi, jangan lupa untuk selalu mematuhi aturan berlaku. Jangan sampai demi pulang ke kampung halaman namun mengesampingkan keamanan dan keselamatan di perjalanan.

Seperti yang dilakukan pemilik mobil Low Cost Green Car (LCGC) satu ini. Sang pemilik mobil nekat mengangkut banyak barang di mobil LCGC bermuatan 5 penumpang. Dalam sebuah video yang diunggah akun @dagelan, terlihat sebuah motor matic dimuat di dalam LCGC berkapasitas lima penumpang tersebut. Selain motor, ada juga koper, kardus, dan juga karung yang dimuat di bagasi belakang.

[Gambas:Instagram]



Kemudian barang tersebut ditutup oleh sebuah plastik yang diikat dengan tali. Yang jelas dalam video juga terlihat dengan jelas bahwa barang angkutannya melebihi muatan seharusnya.

Di sisi lain, pintu bagasi juga terbuka lebar dan diikat dengan tali agar tak membuka dan menutup saat di jalan. Sejatinya, membawa muatan dalam mobil penumpang sah-sah saja asalkan tetap memenuhi persyaratan sesuai aturan. Adapun, membawa barang melebihi muatan dinilai dapat mempengaruhi konsentrasi berkendara.

Jangankan motor, sebelumnya pengendara mobil yang mengangkut sepeda di dalam mobil Avanza sempat ditilang karena dianggap melanggar Pasal 283 UU No. 22 tahun 2009 dengan bunyi sebagai berikut.

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dan mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)," bunyi pasal tersebut.

Aksi membawa motor dan muatan dalam jumlah berlebih tersebut dapat reaksi beragam dari netizen.

Namun begitu beberapa warganet meragukan mobil tersebut benar-benar dibawa berjalan ke kampung halaman. Beberapa menduga apa yang dilakukan si pemilik mobil hanya demi membuat konten di media sosial saja.

"Ga sekalian rumahnya dibawa pak 😂," komentar akun yudieth.

"Membahayakan diri dg overload bgtu," timpal pemilik akun nadaanabiila_

"Agya double cabin," seloroh akun hotmantariss.



Simak Video "Dear Pemudik, Pak Jokowi Imbau Balik dari Kampung Halaman Lebih Awal"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)