Top! Ekspor Mobil Tembus 80 Negara di 4 Benua, Jokowi: Bukti Kualitas SDM RI

ADVERTISEMENT

Top! Ekspor Mobil Tembus 80 Negara di 4 Benua, Jokowi: Bukti Kualitas SDM RI

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 15 Feb 2022 15:22 WIB
Jokowi Resmikan Ekspor Mobil Perdana ke Australia
Jokowi Resmikan Ekspor Mobil Perdana ke Australia. Foto: Dok. Toyota.
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi industri otomotif yang telah mengekspor ratusan ribu unit mobil ke berbagai negara di dunia. Kini, mobil buatan Indonesia telah menembus 80 negara di 4 benua.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang memiliki kualifikasi dan mampu bersaing di tingkat global dalam memproduksi mobil untuk ekspor.

"Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi, karena apa pun tadi kita sudah melihat produknya Fortuner, selain produk-produk yang lain, ini dihasilkan oleh SDM-SDM Indonesia yang memiliki kualifikasi yang sangat baik untuk produk ekspor," ujar Jokowi dalam sambutannya selepas meninjau kegiatan produksi di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Selasa, (15/2/2022).



"Ini membuktikan bahwa SDM-SDM Indonesia memiliki kualifikasi yang baik dalam memproduksi mobil. Sangat teliti, sangat cermat, sangat hati-hati karena ini menyangkut keselamatan orang," imbuhnya.

Kini, pasar ekspor bertambah lagi. Untuk pertama kalinya, mobil buatan Indonesia akan diekspor ke Australia yang memiliki standar kualitas tinggi.

Jokowi secara simbolis melepas ekspor perdana Toyota Fortuner ke Australia. Ekspor ke Australia ini, menurut Presiden, merupakan langkah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengambil peluang di tengah pandemi Covid-19.

"Pandemi juga membuka untuk kita bisa mengambil peluang dan kesempatan yang ada, baik itu mengambil pasar-pasar baru, yang peluang itu telah hari ini telah terbukti diambil kesempatan itu dengan baik oleh PT Toyota Motor Manufacturing dengan ekspor perdananya ke Australia," tandasnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kementerian Perindustrian mengakselerasi pendalaman struktur industri otomotif, sehingga nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) atau local purchase dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia semakin meningkat.

"Saat ini, local purchase kendaraan roda empat atau lebih yang diproduksi di Indonesia rata-rata 20-80%. Namun dapat kami laporkan bahwa seluruh produksi dari Toyota sudah memiliki local purchase atau lokal konten sebesar 75%. Jadi, merek boleh Toyota, tetapi sebetulnya produk dalam negeri," papar Menperin.

Untuk perluasan pasar ekspor, produk otomotif Indonesia telah mampu menembus lebih dari 80 negara dengan kinerja ekspor tahun 2021 tercatat sebanyak 294 ribu unit kendaraan CBU dengan nilai sebesar Rp52,90 triliun, serta sebanyak 91 ribu set CKD dengan nilai sebesar Rp1,31 triliun, dan 85 juta pieces komponen dengan nilai sebesar Rp29,13 triliun.

"Secara khusus ekspor produk TMMIN pada tahun 2021 sebanyak 119 ribu unit kendaraan atau sekitar 40% dari total ekspor otomotif Indonesia ke luar negeri. Alhamdulillah, Bapak Presiden bisa hadir untuk melepas pengiriman ekspor perdana ke Australia yang juga disertai beberapa produk diekspor ke Filipina dan Jepang," ungkap Agus.



Simak Video "Ekspor Mobil 'Made in Indonesia' Meningkat, SUV Suzuki Kian Diminati"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT