Anies Bilang Mobil Listrik di Indonesia Masih Mahal, Segini Harganya Sekarang

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 21 Des 2021 10:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin konvoi mobil listrik dari GBK ke Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). Anies konvoi menggunakan mobil listrik BMW i8.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong pertumbuhan kendaraan listrik. Tapi saat ini harga mobil khususnya, belum ramah di kantong masyarakat kebanyakan.

Seperti diketahui, segmen mobil yang gemuk di Indonesia berkisar pada model seperti Low Cost Green Car (LCGC), Low SUV, dan Low MPV. Harganya berkisar mulai dari Rp 100 juta - Rp 350 juta.

Anies mengatakan supaya harga bisa ditekan lebih murah maka diperlukan strategi untuk menciptakan permintaan pasar.

Hyundai Ioniq ElectricHyundai Ioniq Electric Foto: (Hyundai/ULI_SONNTAG)

"Kita berharap 10.000 armada Transjakarta menggunakan listrik. Kemudian kita berharap dengan begitu maka publik punya pengalaman menggunakan kendaraan bebas emisi dan menciptakan demand, karena kita tahu bahwa harga kendaraan listrik masih mahal, karena demand atas produk berbasis listrik masih kecil," kata Anies dalam channel YouTube pribadinya seperti dilihat detikcom, Selasa (21/12/2021).


"Pemerintah meluaskan demand dengan menggunakan kendaraan umum berbasis listrik, harapannya nanti masyarakat mendapat manfaatnya, pengalamannya dan juga harga dari kendaraan berbasis listrik akan bisa turun," sambung dia.

Tak hanya itu, Anies menyebut untuk mendorong pertumbuhan kendaraan listrik juga diperlukan insentif non fiskal.

"Kita mendorong dengan penambahan kendaraan bebas emisi," kata dia.

"Jadi kalau punya kendaraan berbasis listrik tidak kena ganjil genap. Bila punya kendaraan berbasis listrik maka Pajak Kendaraan Bermotornya dinolkan. Jadi contoh kita ingin mendorong ke arah sana," tuturnya.

Lexus UX300eLexus UX300e Foto: Lexus


Saat ini harga Rp 400 juta merupakan jadi harga termurah buat mobil listrik yang dijual di Indonesia. Mobil listrik yang paling murah saat ini adalah mobil listrik mungil yang muat untuk dua penumpang, Renault Twizy.

Lalu harga mobil listrik DFSK tak sampai Rp 500 juta. Selain DFSK, ada mobil listrik yang terbilang terjangkau untuk saat ini, yaitu jajaran mobil listrik dari Hyundai. Pabrikan asal Korea Selatan itu sudah meluncurkan dua model mobil listrik, dalam bentuk sedan atau crossover, yaitu Hyundai Ioniq Electric dan Hyundai Kona Electric. Mobil listrik Hyundai itu dijual dengan harga Rp 600 jutaan.

Disusul mobil listrik asal Jepang, Nissan Leaf. PT Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI) resmi memasarkan harga promo mobil listrik Nissan Leaf Rp 649 juta untuk single tone, dan Rp 651 juta warna dual tone.


Sedangkan Tesla masih di atas Rp 1 miliar untuk pasar Indonesia. Begitu pun dengan mobil brand mewah seperti Lexus, dan BMW turut memasarkan mobil listriknya dengan harga miliaran rupiah di Indonesia.

Tertarik memilikinya? berikut harga mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia yang dijual saat ini.

Harga Mobil Listrik Renault

  • Renault Twizy: Rp 408 juta

Harga Mobil Listrik DFSK

  • DFSK Gelora E-BV: Rp 480 juta
  • DFSK Gelora E-MB: Rp 510 juta

Harga Mobil Listrik Hyundai

  • Hyundai Ioniq Electric Signature AT: Rp 677 juta
  • Hyundai Ioniq Electric Prime AT: Rp 637 juta
  • Hyundai Kona Electric: Signature AT Rp 697 juta

Harga Mobil Listrik Nissan

  • Nissan Leaf: Rp 649 juta (single tone)
  • Nissan Leaf: Rp 651 juta (dual tone)

Harga Mobil Listrik Lexus

  • Lexus UX300e: estimasi harga Rp 1,245 miliar

Harga Mobil Listrik BMW

  • BMW i3s: Rp 1,350 miliar

Harga Tesla

  • Tesla Model 3: Rp 1,5 miliar
  • Tesla Model X Long Range: Rp 3 miliar
  • Tesla Model X Plaid: Rp 4,4 miliar
  • Tesla Model S Long Range: Rp 3 miliar
  • Tesla Model S Plaid: Rp 4 miliar
  • Tesla Model S Plaid+: Rp 4,4 miliar



Simak Video "Anies Bilang Mobil Listrik di Indonesia Masih Mahal, Berapa yang Termurah?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)