ADVERTISEMENT

Legenda Balap RI Tinton Soeprapto Ditunjuk Jadi Ketua SC Formula E

Erika Dyah - detikOto
Senin, 06 Des 2021 14:48 WIB
Legenda Bamsoet Tunjuk Balap RI Tinton Soeprapto Jadi Ketua SC Formula E
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Formula E Jakarta, Bambang Soesatyo menunjuk tokoh otomotif Indonesia yang juga Dewan Pembina IMI, Tinton Soeprapto untuk menjalankan tugas-tugasnya sebagai Ketua SC. Hal ini dilakukannya guna menghindari politisasi yang lebih jauh.

"Sebagai Ketua Umum IMI, penunjukan Pak Tinton yang menjadi legenda balap Indonesia diharapkan mampu mendorong penyelenggaraan Balap Formula E ini sesuai dengan tata laksana dan peraturan internasional FIA," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (6/11/2021).

Dalam peresmian Sirkuit Zabaq, di Tanjung Jabung Timur, Jambi, Minggu (5/12), Bamsoet menyebutkan, Tinton telah menjuarai berbagai kejuaraan balap internasional. Bahkan, pemerintah memberikan penghargaan Adimanggala Krida pada tahun 2014 untuk kepeduliannya pada olahraga otomotif.

"Karena pengalamannya, itulah saya memercayai Tinton Soeprapto sebagai pelaksana ketua steering committee Formula E Jakarta, mendampingi Ahmad Sahroni sebagai OC," ujarnya.

Meski berupaya menghindari politisasi, Bamsoet juga menegaskan bahwa IMI sebagai perpanjangan tangan federasi otomotif dunia (FIA) siap menyukseskan pelaksanaan acara balap mobil listrik internasional Formula E di Jakarta. Ia menekankan ajang Jakarta E-Prix 2022 yang direncanakan berlangsung pada 4 Juni 2022 mendatang akan tetap digelar terlepas dari masalah hukum yang sedang berjalan di KPK.

"Silakan KPK terus memprosesnya hingga ke pengadilan. Anak baru mahasiswa hukum juga tahu, bahwa perbuatan hukum seseorang dialah yang menanggungnya. Bukan acaranya yang dihukum untuk dibubarkan atau dibatalkan. Apalagi ini sudah terlanjur dibayarkan lunas untuk tiga putaran atau tiga seri, yaitu tahun 2022, 2023 dan 2024," jelasnya.

Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk penyelenggaraan Formula E. Oleh karena itu, ia menekankan agar pelaksanaan Formula E di Jakarta harus tetap dilakukan agar tidak ada uang yang terbuang percuma.

"Kita semua tahu uang yang telah dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk Formula E tidak bisa diminta kembali. Sebab itu, kita harus memanfaatkan apa yang sudah dibayarkan dalam bentuk kebermanfaatan ekonomi bagi masyarakat. Jangan sampai ada satu sen pun dari uang yang telah dikeluarkan untuk Formula E tidak kembali dalam bentuk manfaat bagi rakyat," kata Bamsoet.

Bamsoet pun memaparkan, jika berkaca dari pelaksanaan World Superbike di Mandalika, pertumbuhan ekonomi di Mandalika dalam seminggu mampu meroket naik hingga 5 persen. Ia menyebutkan hotel, penerbangan, dan restoran di Mandalika penuh. Bahkan, rumah-rumah penduduk juga banyak yang ditinggali oleh para turis. UMKM pun diketahui kembali hidup dari penjualan makanan, merchandise, serta souvenir-souvenir.

Sebagai informasi, kegiatan peresmian yang dihadiri Bamsoet turut diikuti oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto, Bupati Sarolangun Cek Endra, Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto, dan Ketua IMI Jambi Syafruddin.

Hadir pula pengurus IMI Pusat, antara lain Badan Pembina Tinton Soeprapto, Badan Pengawas Brigjen Pol Syamsul Bahri, Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis dan Guntur Muchtar, Komisi Sosial Kombes Pol Putu Putera Sadana serta Komunikasi dan Media Sosial Dwi Nugroho.



Simak Video "5 Calon Lokasi Balap Formula E di Jakarta, di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT