Penjualan Mobil Semakin Membaik, Oktober 2021 Tembus Angka 85 Ribu Unit

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 21 Nov 2021 09:15 WIB
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2021 tetap menampilkan Sales Promotion Girl (SPG), Tangerang, Sabtu (13/11/2021). Keberadaan bidadari penjaga booth otomotif di pameran GIIAS ini menjadi strategi agen pemegang merek (APM) untuk menarik pengunjung menyambangi booth mereka.
Penjualan mobil Oktober 2021 tembus 85 ribu unit. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Penjualan mobil di pasar domestik semakin membaik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Pada Mei 2020 lalu, di mana pandemi baru terjadi di Indonesia, penjualan mobil sempat turun ke 5.000 unit. Dan di bulan Oktober 2021, penjualan mobil tembus 85.000 unit atau mendekati normal.

Ketua Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Yohannes Nangoi, mengenang kembali masa-masa industri otomotif Indonesia masuk periode suram ketika terjadi pandemi di awal 2020 lalu. Pandemi membuat penjualan mobil Indonesia mencapai titik nadir.

"Kita rata-rata penjualan satu tahun 1,1 juta, bahkan kita pernah mencapai 1,2 juta. Jadi per bulan kita bisa sekitar 95 ribu sampai 100 ribu," ungkap Nangoi dalam Closing Night GIIAS 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/11/2021).

"Saat terjadi pandemi, mulai Maret 2020 pemerintah mengumumkan Indonesia terkena pandemi (COVID-19), itu penjualan kita bulan Mei cuma sampai 5.000 unit. Jadi kita turunnya dari 95 ribu ke 5.000. Sementara kita punya jutaan pegawai yang harus kita kasih makan dan itu luar biasa beratnya, terutama ketika terjadi lockdown," sambung Nangoi.

Meski berat, perlahan-lahan industri otomotif Indonesia mulai bangkit. Selain tetap memproduksi mobil kendati dalam jumlah terbatas, pemerintah juga turun tangan memberi dukungan terhadap sektor industri yang disebut-sebut 'memberi' makan kepada 1,5 juta pegawai itu. Akhirnya di tahun 2021 ini, penjualan mobil membaik dan mendekati performa penjualan seperti saat kondisi normal.

"Jadi bagaimana kita membangkitkan lagi orang supaya mau beli mobil itu luar biasa. Tapi syukur alhamdulillah, bahwa dengan adanya support dari pemerintah dan adanya kegiatan-kegiatan kita, maka di bulan Oktober kemarin penjualan kita sudah mencapai angka 85 ribu, hampir balik ke semula. Itu menunjukkan antusiasme masyarakat dan keinginan mereka untuk membelanjakan uangnya sudah pulih," jelas Nangoi.

Di samping itu, kehadiran pameran otomotif GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2021 mulai 11-21 November 2021 juga turut memberi stimulasi terhadap industri otomotif juga sektor-sektor bisnis pendukung lainnya.

"Dengan diadakannya GIIAS di pengujung tahun 2021, kita bisa melihat bahwa hajatan ini memiliki dampak magnet yang luar biasa. Pegawai yang terlibat dalam kegiatan ini puluhan ribu orang, apakah itu yang namanya sebagai APM-nya ataupun peserta pameran, ataupun yang menjadi nona-nona manisnya yang memamerkan mobil, dan kita tidak bisa lupakan juga seperti tukang lap mobil aja berperan di situ. Jadi betul-betul dari atas sampai bawah itu ter-cover," ujar Nangoi.

(lua/rgr)